Atas permintaan beberapa pembaca saya lanjutkan tulisan tentang suka duka di AMN dengan episode 4….
Episode ini agak terlambat dirilis karena sibuk kerja dan sibuk membalas berbagai kaomentar diluar artikel ini, sekaligus juga menunggu komentar dan masukan dari para pembaca…saya takut lebih banyak yang tidak suka dari yang suka…tapi ternyata dari sekian banyak komentator hanya ada satu yang bernada sisnis/skeptis, seorang perempuan yang mengaku punya pacar lulusan Taruna Akmil….Jadi saya putuskan melanjutkan tulisan saya karena yang suka ternyata jumlahnya lebih banyak…
Untuk mempersingkat cerita. kehidupan Taruna ditingkat dua ( Sersan Taruna ), jauh lebih menyenangkan daripada saat tingkat satu (Kopral Taruna)…apalagi bagi saya yang ikut aktif sebagai naggota drumband Qanka Lokananta yang sering melakukan Muhibah/Kunjungan keberbagai kota di tanah air antara lain: Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogya, Semarang, pada saat ikut meramaikan berbagai event nasional dan internasional seperti : HUT ABRI di JKT, HUT RI di JKT, Conefo, di Stadion Senayan JKT, Ganefo di Stadion Senayan JKT, Dll..
Walau tentunya kegiatan muhibah/kunjungan drumband Qanka Lokanata {yang waktu itu menjadi ikon TNI AD, bahkan Nasional/RI) keluar kota harus ditebus dengan kerja keras melakukuan ikut ujian susulan secara terpisah dengan para taruna non drumband…cukup berat…tapi itu adalah resiko pilihan kegiatan ekstra kurikulum di AMN…
Menjelang naik ketingkat tiga, diadakan seleksi untuk menjadi calon Panatarama/Danki Drumband Qanka Lokananta/Stick Master/Tambur Mayor/Mayorete oleh pimpinan lembaga pendidikan AMN…
Kriterianya adalah ketrampilan bermain drumband, penampilan fisik, ketrampilan melemparkan stick keudara, kemampuan melakukan berbagai atraksi yang memukau khalayak ramai, kecerdasan mengambil keputusan yang cepat pada saat kritis, kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual, ….serta tentunya harus menjadi faforit utama seluruh jajaran Akademi Militer Nasioanal…
Alhamdulillah saya berhasil terpilih dari sekian calon, sehingga walau masih dalam posisi tingkat dua ( Sersan Taruna) saya dipercaya menggantikan posisi Pimpinan Drumband/Stick Master, Taruna tingkat tiga yang terpaksa harus melakukan ujian susulan di AMN….
Pada saat itulah, tahun 1964, pertama kali saya ditest memimpin Drum Band dihadapan sekitar 100.000 penonton di stadion Senayan Jakarta, dihadapan Presiden RI Sukarno, dalam event internasional (Conefodan HUT partai PKI), berjalan paling depan sendiri dan 20 meter dibelakang saya mengikuti Drumband Qanka Lokananta yang saya pimpin…dan mereka adalah teman satu angkatan, angkatan 1965, Sersan Taruna…Dibelakang Drumband Qanka Lokananta beriringan beberapa ratus pasukan pesrta upacara/parade..
Paling krusial dan mendebarkan dan berisiko tinggi adalah pada saat beberapa detik sebelum melakukan penghormatan kepada Presiden RI bersama seluruh personil Drumband yang sedang baris memainkan peralatannya, saya harus sigap memperhatikan irama musik, kesinkronan langkah kaki saya dengan seluruh pasukan, jarak dengan posisi presiden sebagai Inspektur Upacara, untuk melakukan atraksi yang mendebarkan, setengah akrobatik, melempar stick/tongkat pimpinan drumband setinggi sekitar 20 meter yang berputar keatas kepala saya sambil berjalan, membuka tangan saya membentuk huruf V, kemudian dengan sigap menangkap kembali stick yang saya lempar setelah berputar satu kali menggunakan tangan kanan, lalu saya baling balingkan didepan dan disamping atas tubuh saya, lalu saya tangkap pakai tangan kiri dan langsung memberikan penghormatan kepada presiden RI …bersama seluruh pasukan drumband dengan iringan lagu Taruna Jaya (lagu khas untu penghormatan presiden)…
Sekian dulu, nati disambung lagi…
aslkm wr wb.
slamat siang om!
apa kbr?
aku ikut gabung ya di blog ini…
wah om saya salut bgt ma om yang multitalent ini
Oya om mana SUKA DUKA MENJADI TARUNA AMN ( episode 5)
saya tnggu….
Oleh: pVe on Maret 7, 2008
at 7:46 am
om tugas pertama dimana n’ jadi apa di kesatuan?
danton?
Oleh: pVe on Maret 7, 2008
at 8:10 am
pVe, Asswrwb…
Selamat siang juga…
Trims ata kunjungan dan komentarnya…
Pertama kali tugas saya menjabat sebagai Komandan Peleton di Kompi D Batalyon 2 Pomad Para, Satuan Tugas Polisi Milter TNI AD (yang ambil alih Pasukan Elte Cakra Birawa, Pengawal Presiden RI)…bertugas sebagai Pasukan Pengawal Presiden RI (Bung Karno sebentar….kemudian Soeharto…)…
Mau baca episode 5 ?…emang sudah baca episode 1s/d 4 ?…
OK, saya cari inspirasi dulu agar tidak membosankan….sabar ya?..
Oleh: tirtaamijaya on Maret 10, 2008
at 5:05 am
Om episode 4 bagus dan perfect tapi ceritanya terlalu singkat. Kalau bisa om, untuk episode
5 ceritanya lebih panjang lagi
Oleh: Saiful on Maret 11, 2008
at 7:34 am
wass wrwb
wah om keren abiez deh…
saya kagum bgt ma om
oh tentu om saya sudah baca dari eps 1-4
dan sekarang udah ad yang ke 5
om saya juga insyaallah taun ini mau ikut daft
amn,,
doain ya moga sukses….
Oleh: pVe on Maret 14, 2008
at 3:35 am
pVe, asswrwb…
Trims untuk kunjungan dan komentarnya…
Saya doakan anda lulus…baca semua tulisan saya agar lulus AMN, persiapkan dengan baik…Do the best and let God takes the rest…
Amien !!!
Oleh: tirtaamijaya on Maret 14, 2008
at 3:39 am
Ass wr wb,Blog yang bapak bikin sangat bermanfaat sekali,saya mau minta izin,apakah saya boleh memasukan blog bapak kedalam site saya!
Oleh: Ariel on Maret 14, 2008
at 12:51 pm
Ariel, asswrwb…
Silahkan, bebas untuk memanfaatkan tulisan disitus saya…
Trims atas apresiasinya…
Wassalam wrwb…
Oleh: tirtaamijaya on Maret 23, 2008
at 4:17 am
om mau nanya nih, kalo penjurusan setelah akmil gimana?
maksudnya nanti kita kalo sudah selsai pendidikan di amn kita pilih jurusan sendiri nantinya, apa mau di infantri, kavleri, POM, Arhannud Dsb….
apa gimana?
kemudian mohon penjelasan masing-masing jurusan yang ada!
terimakasih
Oleh: pVe on Maret 25, 2008
at 8:54 am
pVe, asswrwb…
Kalau dulu, jurusan polisi militer diambil dari jurusan tempur, setelah lulus baru ditentukan…Menurut informasi sekarang ini jurusan polisi militer ditentukan pada saat tingkat dua…
Jurusannya adalah: Infanteri, kavaleri, armed, arhanud, peralatan, zeni, keuangan, perhubungan, angkutan, polisi militer, ajudan jendral/ajen…
Berminat masuk mana?…
Wassalamwrwb…
Oleh: tirtaamijaya on Maret 26, 2008
at 3:21 am
Bapak Bener… bener Hebat , Pengalaman bapak sangat banyak dan hebat-hebat bener.
Salut bener deh buat pak nurhana.
Oleh: Seto on Maret 26, 2008
at 5:46 am
seto,asswrwb…
Trims untuk apresiasinya…
Hanya sekedar membangkitkan semangat generasi muda, bahwa dengan memasuki Akademi Militer Nasional, dengan perpeloncoan yang terarah, dengan pelatihan militer di kawah candra dimuka lembah tidar magelang, seorang anak kampung dari serang banten yang naif dan pemalu, bisa dirubah menjadi seorang yang mampu melakukan semua yang saya ceritakan di blog ini…
Proses metamorfosanya yang ingin saya tekankan…
Apakah kalau diluar AMN saya bisa berubah drastis?…saya yakin impossible…
Oleh: tirtaamijaya on Maret 26, 2008
at 8:52 am
saya pengennya di infantri… biar lari2 terus.
hehe..
om mohon di jelaskan tugas/kinerja dari masing2 jurusan TNI tersebut?!
terimakasih
Oleh: pVe on Maret 27, 2008
at 9:41 am
ass.om
om ko episod 4 dikit bgt!!tp tetep bagus….
om skrng dah msuk bulan seleksi.minta doanya biar lancar!?
Oleh: ang on April 1, 2008
at 4:09 am
pVe dan ang…
Serius juga nih mau jadi taruna Akmilnya….hebat !…zaman sekarang ternyata masih ada juga pemuda yang masa kini yang mau jadi tentara…
Saya sangat bangga akan kemauan kalian dan tentu saya doakan agar berhasil…baca artikel Do the best and God takes the rest dalam blog ini, agar betul betul siap lahir batin, baik berhasil atau gagal… Saya juga dua kali baru lulus kok…
Selamat berjuang !!!
O ya, jurusan di TNI AD sbb:
Infanteri, tugasnya bertempur didarat dengan berjalan kaki (pasukan tempur jalan kaki) yang termasuk kelompok infanteri adalah : Kopasus, Raider, infanteri biasa…
Kavaleri, tugasnya bertembpur dengan berkendaraan lapis baja…
Artileri, bertempur dengan menggunakan senjata meriam..
Peralatan, tugasnya mengelola peralatan militer TNI AD..
Perhubungan, tugasnya mengelola komunikasi TNI AD…
Polisi Militer, tugasnya penegakan hukum dan disiplin dilingkungan TNI AD dan keluarganya…
Ajen, tugasnya mengelola administrasi peronil TNI AD…
Keuangan, tugasnya mengelola keuangan TNI AD..
Angkutan, tugasnya mengelola angkutan TNI AD…
Oleh: tirtaamijaya on April 1, 2008
at 6:05 am
ass.wr.wb
Saya seorang mahasiswa di sebuah PT Negeri di Jogja yang mencetak calon guru, jadi tepatnya, saya kini berstatus sebagai calon ibu guru (doakan cepat lulus dan bisa menjadi guru yang baik, amin), membaca tulisan anda tentang “suka duka menjadi taruna AMN” sangat memberi informasi bagi saya tentang kehidupan militer. Sebagai seorang calon pendidik saya sangat miris mendengar berita-berita tentang kekerasan yang justru marak di dunia pendidikan, alasannya sering karena “ingin meniru militer” sok militer, padahal menurut kesimpulan saya setelah membaca tulisan bapak, militer bukan sama dengan kekerasan. Jadi banyak orang mengartikan keliru tentang apa itu militer. Atas tulisan bapak,saya sangat berterima kasih untuk semua informasinya,semoga masyarakat akan lebih tau tentang kehidupan militer dan tidak ada lagi cerita tentang kekerasan dimana pun,termasuk di dunia pendidikan dengan alasan “sok militer”.
Jika nanti saya sudah menjadi guru(amin) dan ada murid saya yang “nakal” dan bilang klo dia niru militer akan saya katakan” baca tulisan pak tirtaamijaya, seperti itu lho militer sebenarnya, bukan tojok2n gak karuan”
wass.
Oleh: riloayu on April 7, 2008
at 7:09 am
Om akung saya pernah di Pomad Para 1966 jaga istana,pernah terjun di Batujajar.Terakhir Serma Purn di Subdenpom V1-1 Ponorogo. Saya temannya Tatep om
Oleh: Anindhito Gading on Juni 29, 2008
at 3:56 am
Aslm, om, adakh jalur msuk tni bgi sarjana jurusan ilmu pemerintahan? Sy sangat berminat, trims
Oleh: Yega on September 20, 2008
at 5:03 am
yega, asswrwb…
setahu saya ada…
coba browsing di websitenya TNI AD di internet…
Oleh: tirtaamijaya on September 23, 2008
at 3:45 am
Makasih om atas tipsnya, sy jg berminat menjadi seorang prajurit melalui akmil,rncnya sy jg mau masuk kopassus, gmn crnya om
Oleh: Diky sandita pradana on Oktober 22, 2008
at 4:03 am
pak, setelah mebaca tips untuk masuk akmil tadi, membuat semangat saya bertambah.Yang ingin saya tanyakan, saya belum bisa untuk lari 7 lap dalam waktu 12mnt, tapi saya bisa berlari 25lap dalam waktu 40 menit.Kemudian bagaimana cara melatih lat pull down agar saya bisa mencapai 15 hitungan ??thanks pak atas masukannya
Oleh: teguh prayogi on November 6, 2008
at 3:02 pm
Wah… dulu thn 1998 saya d paksa bapak saya untuk mendaftar jd taruna Akmil. Saya juga sempat ikut tp hanya sampai test ke-2 yaitu test kesehatan yg dilakukan di Kesdam. Eh… ternyata tdk lu2s.
Oleh: Asjari on November 9, 2008
at 4:35 am
Maklumlah… wktu itu papa tdk ada sosialisi tentang Akmil, tau2 mendadak aja… disuruh mengurus semua persyaratan administrasinya tanpa tahu apa yang pertama2 harus di urus.
Bahkan saya sampai2 diteriaki personel brimob satu truk d polda metro jaya, gara2 salah menggunakan jalur yg di buat khusus untuk pejalan kaki.
Oleh: Asjari on November 9, 2008
at 6:44 am
Untuk kalian para putra-putra terbaik di negri ini, jika benar ingi maju bersama akmil atau akademi yg lainnya majulah terus. Apa yang di katakan Bapak Tirtaamijaya adalah benar sekali tipsnya.
Oleh: Asjari on November 9, 2008
at 6:54 am
By the way…. setelah Oom, ada g anaknya Oom yg iktu masuk jd cadet di akmil atau di akademi yang lain?
Oleh: Asjari on November 9, 2008
at 6:55 am
om asyik banget ceritanya, kayak baca komik berseri saja. terus terang cerita itu membuka tirai masa lalu saya. waktu ikut seleksi taruna akmil tingkat pusat di magelang selama satu (1) bulan pada tahun 1992. meski hanya satu bulan rasanya seperti hanya satu minggu, begitu cepat, hingga pada akhirnya . waktu pengumuman terakhir . saya dinyatakan gagal & diharuskan pulang ke semarang dan cuma dikasih uang transport Rp. 6000 utk pulang ke semarang. tapi saya sadar , jalan hidup saya bukan utk militer meski saya mencoba masuk akmil hampir 4 kali dan semua gagal di pantukirda & pantukir pusat. terima kasih telah memberi pandangan & gambaran yang saya idam idamkan . salam kenal buat om tirtamijaya
Oleh: BATH on November 10, 2008
at 8:13 am
Om gmn menurut om AMN sekarang ?
setelah lulus dari AMN prospek apa kedepannya om ?
lalu dikirim kemanan aja om dalam masa ikatan dinasnya?
apa yang dijadikan unggulan tuk tahun 2009,
denger denger lulus dari situ akan dapat titel strata 1 benar gak om…
makasih om…
doakan aku bisa masuki ke AMN dan berjuang tuk negara ini..
Oleh: idho meilano on Januari 8, 2009
at 9:04 am
om,saya pengen nanya..
kalo di akmil,pelonconya parah banget seperti yang om tulis?
pernah gak sampe ada yang nangis?boleh gak nangis?
Oleh: afif on Februari 1, 2009
at 8:37 am
adhitakarya mahatvavirya nagara bhakti
viva academy military national….
add my fs in
taruna_tidar@yahoo.com
Oleh: ADIT SETIAWAN on Februari 3, 2009
at 10:32 am
please visit my blog
http://www.smago2007.wordpress.com
Oleh: ADIT SETIAWAN on Februari 3, 2009
at 10:33 am
ACADEMI MILITER MAGELANG
JL.GATOT SUBROTO MAGELANG NO.1
TELP. 0293 363001
Oleh: ADIT SETIAWAN on Februari 3, 2009
at 10:35 am
ADD FS KU YA
taruna_tidar@yahoo.com
Oleh: ADIT SETIAWAN on Februari 3, 2009
at 10:36 am
Pagi Pak, saya salut pada bapak yang begitu gigih dan semangat sampai akhirnya mendapatkan apa yang bapak cita-citakan, bahkan bisa tampil di depan 100.000 orang di hadapan Presiden pertama (SOEKARNO)……..jujur saya jadi iri dengan semangat bapak.tlg kasi tips untuk saya biar bisa seperti bapak…. terimakasih
Oleh: M.SYAMSUL ULUM on Februari 27, 2009
at 10:48 pm
m.syamsul ulum, asswrwb…trims utk kunjungan dan apresiasinya….
sebenarnya motivasi awal saya sangat sederhana, hanya ingin memberi kebanggaan kepada orang tua dan keluarga besar kami yang hanya keluarga guru yang saat itu sangat pas pasan bahkan waktu kelas 3 SMA saya indekost dirumah kaka saya di Bogor, harus merangkap sebagai pembantu RT ( semua pekerjaan pembantu sekarang…) kaka saya…saya terpacu utk memperbaiki masa depan saya pribadi dan keluarga besar ayah saya (Tirtaaminaya…)….
Tanpa disangka, berkat gemblengan, pendidikan dan latihan fisik dan mental di Akmil yang relatif sngat berat, keras.disiplin dan berkwalitas, maka saya terlahir menjadi manusia baru yang terlukis dalam blog saya ini….
Kalau disingkat, apa yang saya lakukan adalah berpegang kepada mottyo: “Do The Best and God Takes The Rest…”
Oleh: tirtaamijaya on Februari 27, 2009
at 11:30 pm
asslmualaikum,Wr Wb?
sy minta izin,ikut gabung di blog ini!
salam kenal ya om,.!
oh ya om terus terang baru kali ini saya dapat motivasi yg bgitu menguatkan hati sya!untk menjadi seorang tentara,
saya seurang taruna pelayaran tingkat smk/sma,
yang saya mu tanya!apa bsa anak lulusan smk pelyaran bsa masuk AMN?
Oleh: CAHYA SANTOSO on Februari 28, 2009
at 11:01 am
jadi taruna yang baik itu bagaimana…?
Oleh: lingga on Maret 1, 2009
at 1:52 pm
lingga, asswrwb….
taruna yang baik tentunya yang memiliki skill yang diprasyaratkan oleh akademi dan memiliki mental/karakter yang sesuai dengan Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan taat kepada Peraturan Disiplin Tentara….
Kalau mau lebih jelas, klik di situs TNI AD…
Oleh: tirtaamijaya on Maret 2, 2009
at 3:27 am
Ass. pak…
katanya peindidikan di TARUNA AMD udah bukan 3 tahun, tetapi sudah di jadikan 4 tahun. Apa benner pak???
Oleh: Uphi on Maret 13, 2009
at 6:40 am
Salam kenal om, aku terkesan dengan pengalamom baik di akademi maupun dalam menjalankan tugas…..sekali saluuut…om…
Aku senang dengan kehidupan tentara walaupun tidak kesampaian untuk menjadi seorang prajurit untuk mengabdi pada negara ini….
Ngomong2 om di AMN angk berapa..???
Karena saya punya pakde yang dulu lulusan AMN juga…
Mungkin Om kenal Namanya Brigjen (Purn) Ibrahim Saleh.
Saya tunggu om cerita selanjutnya…
Oleh: Hady on Maret 15, 2009
at 10:03 am
siang om….. aku gbung ya…………
kren bgt loch tips-tipsnya…..
tpi knapa ya om, untk perekrutan di tni kurang transparan……… thn 2008 kmarin saya daftar PA PK, saya ikutin trus proses kgiatan seleksi, alhamdulilah saya lulus trus dan tdak ada konsul sma skali………… tetapi ktika pemanggilan nama saya tidak terbawa….. setelah saya tanya2 sma sodara yang di mabes cilangkap ternyata nama dan nmr saya di tiban dengan peserta lain……….. sbenernya saya sngat kcewa dengan hal yang sperti itu…………. tetapi stelah saya pikir mungkin ini blum rejeki saya…….. bagaimana menurut om?
Oleh: agus on Maret 23, 2009
at 5:30 am
selamat sore pak!!!!!
bolehkah saya join bersama blog bapak???
saya ingin bertanya kepada bapak yang sangat berpengalaman dalam dunia militer…
cita-cita saya ingin menjadi seorang aparatur negara.
Oleh: dedi on Mei 7, 2009
at 9:14 am
gimn cara masuk akmil…..
Oleh: khoirul salam on Juni 29, 2009
at 3:52 pm
Ass.ww
Salam silaturrahmi Pak..saya sangat tertarik membuka blog bapak karena adik saya tinggal 4 hari lagi akan mengikuti trapus setelah 4 kali ikut test AKMIL dan baru tahun ini alhamdulillah berhasil masuk ke trapus (3x test yang lalu gagal di panda) Saya sangat bangga dengan tekad adik saya untuk masuk AKMIL …kebetulan panda tahun ini saya melihat kesana,karena fikir saya ini kesempatan terakhir adik saya ikut test,ternyata disana banyak sekali orang tua yang ingin menyaksikan anaknya walaupun menunggu di luar gedung..dan menurut adik saya setiap tahun memang seperti itu…sedih rasanya melihat adik2 yang gagal keluar dari gedung dengan ekspresi kecewa dan sedih..saya jadi teringat kembali begitulah mugkin yang dirasakan oleh adik saya selama 3x berturut-turut..sampai2 pada saat saya menikah tahun 2006, adik saya tsb tidak hadir karena sedang mengikuti sidang panda…walaupun pada saat itu gagal…Tapi semangatnya tetap tidak pudar..saya juga sempat pesimis ketika menunggu hasil sidang panda kemarin…krn adik saya bukanlah “siapa2″ , tapi alhamdullah dia bisa lolos…saya sangat yakin dengan kebesaran Alloh SWT..kalau Alloh mengizinkan adik saya akan masuk menjadi taruna AKMIL tahun ini…mohon do’anya pak agar adik saya lulus AKMIL pada kesempatan terakhir ini…Wslm.
Oleh: lia nurcahyani on Juli 4, 2009
at 12:01 pm
Ass wr wb Om Nurhana..
Salam TIBTA!
tengkiu om udah sharing mengenai kehidupan semasa Taruna, jadi lebih tau lagi gimana dulu (alm) bapa saya menjalani kehidupannya saat itu dimana sama dg om –berusaha untuk membanggakan Ortu-nya. Subhanallah…
sampe2 saking bangganya skrg saya masih nempel stiker kecil di kaca mobil, lambang AMN itu loh Om, tambang yg melingker-linker…, sorry kalu salah Om.
Seperti jg om, alm. bapa sbg orangtua sudah memberikan jalan kpd saya utk mendapatkan kehidupan yg lebih baik. Saya berdoa utk orangtua, om Nurhana & keluarga tibta dan semua manusia smg selalu mendapatkan ridho dan rahmat dari Allah.
wassalam wr wb
edy
Oleh: edy on Juli 16, 2009
at 7:15 pm
Salam untuk Pak, Nurhana,
saya tahun ini daftar akmil lewat sub panda jogja, setelah sampai tingkat panda semarang, saya gugur lantaran kesamaptaan A saya menurun, tapi saya bertekat tahun depan bisa lebih baik lagi.
saya mohon saran dari Bapak
>bagaimana cara untuk meningkatkan kemampuan lari saya?
>dalam tingkat pusat materi apa saja yang akan ditest, terutama rikes nya
dengan membaca suka duka di AMN dari bapak saya semakin bertekad bulat untuk memperbaiki kekurangan saya untuk menjadi taruna
atas saran dari Bapak saya ucapkan terima kasih banyak
Oleh: Catar 2010 on Juli 23, 2009
at 11:21 am
Aslm,bapak…untuk kedua kalinya saya menulis di blog Bapak…Alhamdulillah pada pelulusan AKMIL tahun ini (29 Juli 2009) adik saya yang berasal dari Tasikmalaya diterima sebagai capratar AKMIL 2009…Saya dan keluarga besar sangat merasa bangga terhadap adik saya sudah dapat menggapai cita-citanya menjadi taruna AKMIL perwakilan KODAM III SILIWANGI..Mohon do’anya Pak agar adik saya dapat menempuh pendidikan dengan baik…Terima kasih pak..Wslm.
Oleh: Lia Nurcahyani on Juli 30, 2009
at 5:46 am
lia nur. asswrwb….saya ikut berbahagia dan bangga….
Oleh: tirtaamijaya on Agustus 16, 2009
at 6:44 am
assalamualaikum wr. wb. pak tirta.., saya sangat salut kepada bapak, saya selalu bercita-cita untuk menjadi TNI dan berjuang dengan segenap jiwa raga dan hati yang suci untuk Indonesia ini, saya merasa sudah bosan untuk hidup di dunia, saya merasa hal yang menyenagkan, cinta, kesedihan, kebersamaan, dsb adalah hal yang fana, tidak abadi dan tak tersentuh. saya ingin masuk militer, lalu maju ke medan pertempuran dan mati di sana sebagai prajurit indonesia meninggalkan dunia yang membingungkan ini, tahun depan rencana saya akan mencoba mengikuti tes masuk secaba TNI-AD, saya sudah menjual rumah untuk keperluan dana nanti, mempersiapkan fisik sekeras mungkin dan rencana operasi lasik untuk mata saya yang minus 0,5 dan 0,75 juga operasi ambeyen. doa kan saya berhasil menjadi prajurit TNI-AD yang berjuang sepenuh hati untuk indonesia. Assallamualaikum wr. wb.
Oleh: WILLY on Agustus 22, 2009
at 9:42 am
Assalamu’alaikum.
Permisi om izin membaca kisah di AMN (Eps. 1-4).
Kisah hidup om begitu menginspirasi saya. Apalagi sejak kecil (SD) saya bercita-cita menjadi tentara.
Begini om, saya ingin mendaftar menjadi tentara, background saya lulusan S1. tek.mesin, usia saya saat ini 24thn. Apa masih ada kesempatan saya untuk mendaftar di lingkungan militer?Melalui jalu apa ya om?
Terima kasih atas responnya, sehat selalu untuk om.
Jangan berhenti berkreasi melalui blog ini
Oleh: DWIJA on Oktober 6, 2009
at 9:09 am
salam kenal dari saya…
begini om kemarin saya masuk akmil.
terus gagal di tingkat pusat krna postur saya…
mng yg di butukn postur gmn om ??
mohon blznya om..
terimakasih..
Oleh: pius on Oktober 21, 2009
at 5:21 am
wah saya sampai gemetar membayangkan jadi pimpinan drumband di depan presiden. excited….
Oleh: S. Aminarta on Oktober 21, 2009
at 6:51 am
wah coba saya cowk y pasti saya daftar akmil….
o ia pak saya mautanya kenapa sih.. wanita gak bisa masuk akmil,aal,aau..??
mohon jawabannya y
Oleh: devis on November 19, 2009
at 8:18 am