Berhubung banyak sekali pembaca yang menghubungi saya lewat imel untuk curhat masalah pribadinya yang tak mungkin disampaikan diblog, tapi tak mungkin saya membalas satu persatu lewat imel, karena sebenarnya semua solusi sudah pernah saya tulis dalam artikel saya tapi umumnya mereka agak sulit mencarinya atau agak malas baca satu persatu tulisan berkategori Spiritual blog ini, maka saya bahas lagi masalah mencegah dan menanggulani stress/depresi/psikosomatis untuk bisa dibaca ulang oleh semua pembaca yang ingin mengetahuinya….
“Stress” artinya tekanan, penyakit stress adalah penyakit yang mengganggu kejiwaan seseorang karena tidak dapat mengatasi/menyalurkan dan mencari jalan keluar yang tepat, baik dan benar agar tekanan tersebut tidak mengganggu sistem saraf dan mengakibatkan depresi mental…
Kalau tekanan batin/mental yang diderita seseorang tidak bisa diatasi dengan baik, akan terjadi kondisi depresi yang dapat mengganggu fungsi saraf, mulai saraf lokal sampai saraf pusat yang terletak didalam otak kita….
Kalau kondisi mental/jiwa dalam keadaan depresi tidak bisa diatasi dalam waktu berkepanjangan dan mulai merusak fungsi/faal tubuh, maka kondisi yang memburuk itu biasa disebut penyakit psikhosomatis, penyakit kejiwaannya sudah berpengaruh besar terhadap kondisi fisik si penderita…contohnya terjadi serangan hypertensi, gagal jantung, gagal ginjal, buta sementara, lumpuh sementara, paranoid (ketakutan yang berlebihan), berhalusinasi/shizoprane, berbuat asosial dan anarkis…sampai bisa melakukan bunuh diri….Sebenarnya penyakit ini porsinya dokter jiwa…tapi kebanyakan orang lebih suka pergi kedokter biasa atau kedukun saja, karena takut dibilang sakit “gila”…
Menurut hasil penelitian lembaga survey tertentu, katanya di Indonesia ini orang yang menderita gangguan kejiwaan stress/depresi/psikosomatis tersebut telah mencapai lebih dari 50%…(saya lupa lembaga survey yang mengadakannya..)..
Kalau dilihat dari kenyataan dimasyarakat, menurut saya justru yang menderita kelainan kejiwaan di Indonesia bisa mencapai 75 %, atau lebih, dilihat dari berlangsungnya krisis multi dimensi yang telah berlangsung hampir 10 tahun tapi belum ada tanda perbaikan yang signifikan…
Bagimana mungkin krisis berkepanjangan bisa diatasi kalau para eksekutif, yudikatif, legislatif…juga masyarakat luas mayoritas menderita kelainan kejiwaan seperti sekarang ini…produknya tentu tidak akan bisa diharap banyak…
Apalagi sekarang ini Indonesia menganut azas demokrasi yang modern, semua diputuskan lewat keunggulan mayoritas…kalau mayoritasnya menderita sakit kejiwaan, maka hasil putusan/produk nasionalnyapun ya bermasalah pula…jangan menyalahkan siapapun, inilah konsekuensi logis bagi bangsa yang kwalitas kecerdasan intelektual, emosional dan spiritualnya mayoritas masih relatif rendah, tapi memilih sistem politik demokrasi…jangan saling menuduh antara kelompok satu dengan kelompok lain…ini adalah tanggung jawab bersama memperbaiki diri kita sendiri, keluarga, handai tolan, anak buah sendiri…baru keorang lain….
Jadi menurut hemat saya, sudah tiba saatnya setiap orang/individu mau berusaha mencegah dan menanggulangi stress/depresi/psikhosomatisnya masing masing dulu, agar memberikan kontribusi kepada kesehatan sosial masyarakat banyak…
Karena kita hidup diera demokrasi modern, masyarakat mandiri dan madani, maka setiap individu kita harus mampu mencegah dan menanggulangi stress/depresi/psikosomatisnya, agar kita bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara…
Sekarang bagaimana caranya? ….
Caranya sebenarnya sangat simpel yaitu : ” Kemauan keras untuk melakukan introspeksi diri secara menyeluruh dan mendasar, sesuai dengan norma agama, hukum, adat istiadat, susila dan kesopanan..”…Kalau ESQ LC menyebutnya sebagai: ” Melepaskan diri dari 7 belenggu kehidupan dan membebaskan diri dari berbagai berhala kehidupan yang selama ini telah membelenggu dan merusak paradigma berfikir dan kejiwaan kita…mengakibatkan kita keluar dari jati diri manusia yang manusiawi, yang diciptakan sebgai kalifah diatas bumi yang diberi modal akal fikiran dan hati nurani oleh Allah SWT…
Cara introspeksi:
1. Pergilah melayat orang yang meninggal dunia dan ikut menguburkannya…
2. Pergilah kerumah sakit, trutama ketempat gawat darurat dan yang menderita sakit parah…
3. Pergilah ke rumah penampungan orang tua jompo. panti asuha anak yatim piatu…
4. Pergilah ketempat penampungan para korban bencana alam, para gepeng (gembel dan pengemis)…
5. Pergilah ke panti tuna netra…
6. Perhatikan penderitaan para pengemis cacat fisik di jalanan..
7. Lakukan shalat tahajud tengah malam, kemudian bertafakur dikesunyian malam, berdialog dengan hati nurani sendiri…dan bertanya pada hati nurani: “Melihat semua penderitaan orang lain diberbagai tempat penampungan tersebut, apakah pantas aku masih tidak bersyukur kepada karunia Allah yang telah diberikan selama ini ???”….
8. Kalau anda masih belum bisa mensyukuri karunia Tuhan dengan metoda diatas, berarti anda sudah menderita “patologis” atau menderita “penyakit buta hati”…ini lebih parah lagi dari sekedar psikhosomatis…anda sudah kehilangan jati diri anda akibat terbelenggu oleh berbagai berhala kehidupan..dan anda sudah mendekati golongan orang yang “tidak berprinsip pada Allah”…dan mendekati.. “syirik/menduakan Tuhan”..dosa terberat yang tidak terampuni oleh Tuhan…
9. Kalau seseorang sudah ditutup pintu hatinya, ditutup mata batinnya oleh Tuhan, siapapun tidak bisa menolong lagi….dalam kondisi seperti apapun, sekaya apapun, setinggi apapun pangkat dan jabatan anda, sehebat apapun anda dipuji orang, anda akan tetap menderita batin, menderita psikosomatis dan berakhir dengan kematian yang memalukan …..Kalau sudah seperti ini, maka seorang tukang becak yang terpaksa harus tidur diatas becaknya karena tidak punya rumah, atau gembel yang terpaksa tidur dibawah kolong jembatan, akan merasa lebih berbahagia daripada anda…yang bergelimang harta berkecukupan tapi menderita psikosomatis karena menderita …”buta hati…”
Maaf, saya bukan menggurui, tapi sharing pengalaman hidup…apa yang saya ceritakan ini lebih banyak diambil dari pengalaman hidup saya pribadi….
Saya setuju dengan Bapak. Mohon tulis lebih banyak lagi soal tips-tips seperti itu Pak. Misalnya, bagaimana menghadapi atasan yang mau menangnya sendiri, susah diingatkan meski terbukti kebijakannya salah. Juga bagaimana cara mengambil keputusan saat menghadapi dua pilihan yang sama-sama sulit Pak? Apa tips-tipsnya?
Oleh: sunarko on Februari 21, 2008
at 10:14 am
sunarko,asswrwb…
Masih baca blog saya juga rupanya…thanks..
Saya coba tulis seperti saran/pesan anda..
Saya crosscheck ke susunan redakssi Harian Surya, anda ternyata salah satu Redaktur Pelaksana ya…
Thanks for your visit and comment…jangan bosan berkunjung dan memberi saran….
Wassalam wrwb..
Oleh: tirtaamijaya on Februari 22, 2008
at 6:16 am
saya sungguh terkesan,membaca tips dari bapak..mohon kasih solusi atau tips buat saya..bagaimana mencegah rasa suka,sayang n cinta pada seseorang yang berlebihan..mkasih sebelumnya..ass.wr.wb..
Oleh: arjuna on Maret 28, 2008
at 6:18 pm
makasih ya buat tulisannya akhirnya tugas karya tulis kelar
Oleh: cut nurul abidah on September 11, 2008
at 8:52 am
cut nurul abidah, asswrwb…
Trims atas kunjungan dan apresiasinya…
tolong jelaskan, Cut Nurul membuat skripsi tentang apa?…apa ada kaitannya denga artikel yang saya tulis?
Oleh: tirtaamijaya on September 13, 2008
at 1:44 pm
banyak banget kaitannya.. krn karya tulis yang acut buat mengenai cara menanggulangi stress
Oleh: cut nurul abidah on Oktober 2, 2008
at 2:57 am
terimakasih tips yang dari anda dapat membantu saya membantu pasien saya menangani depresi.
Oleh: deediet on Oktober 27, 2008
at 6:10 pm
Terima kasih pak atas pencerahannya, saya termasuk orang yang mudah mengalami depresi
Oleh: Alex on November 16, 2008
at 12:11 pm
saya sangad kagum pada anda pak…
Oleh: nia on November 17, 2008
at 6:31 am
ya kalau orang kaya bagaimana kalau orang miskin, masa lihat orang yang sama2 miskin ya malah ndak punya semangat hidup, py sampean.. Depresi cuma faktor waktu yang akan merampungkannya bagaimana kalau kita tidak dikasih stress ndak hidup amal kita, hidup cuma satu kali yang penting bs makan enak tidur nyenyak anh sukses.. setelah itu mau apa lagi mati? siap atau tidak?…
Oleh: sison on Desember 2, 2008
at 4:12 am
akhir-akhir ini saya sangat stress oleh aktivitas yang sangat rumit. setelah membaca tips anda saya merasa lebih baik dario sebelumnya. terimah kasih
Oleh: ANDRIES RIESFANDHY on Desember 2, 2008
at 11:17 am
akhir-akhir ini saya sangat stress oleh aktivitas yang sangat rumit. setelah membaca tips anda saya merasa lebih baik dari sebelumnya. terimah kasih
Oleh: ANDRIES RIESFANDHY on Desember 2, 2008
at 11:55 am
assalammualaikum…
mau nanya dunk..
efek positif dari stress itu apa aja ya
tapi yang realistis
Oleh: cut nurul abidah on Desember 15, 2008
at 2:00 pm
asswrwb…..
Stress adalah produk dari negative thinking/pikiran negatif…sekarang ditanya efek positifnya apa…bingung juga saya jadinya….
Begini aja, kalau dicari cari apa efek positifnya, ya ada juga…kalau masih bisa stress, berarti dia belum gila…karena kalau orang gila sudah tak akan terkena stress lagi…perasaan dan fikirannya berada dialam lain….ini cukup realistis, tapi mengada ada…..abis pertanyaannya juga begitu sih…
Oleh: tirtaamijaya on Desember 15, 2008
at 2:32 pm
minggu kmrn saya baru mempresentasikan karya
tulis saya…
pembimbing saya ingin mendapatkan bukti bahwa
stress itu dapat membuat dampak positif dalam
semangat hidup khususnya.
Oleh: cut nurul abidah on Desember 15, 2008
at 2:05 pm
KALAU TNYA AGAK LEBIH KE MEDIS GIMANA?….TERIMAKASIH
Oleh: ZAHROTUL ISLAMIYAH on Januari 10, 2009
at 4:50 am
RALAT BANG, KALAU TIPSNYA LEBIH BERBAU MEDIS GIMANA?…..
Oleh: ZAHROTUL ISLAMIYAH on Januari 10, 2009
at 4:51 am
ass.wr wb.
Saya hari ini bukannya bikin design/project utk production dari rumah.
Malah sabtu ini tidak tahu kenapa ada desakkan hati nurani mencari2 doa buat sehari2 dan belajar ayat serta makna tsb krn saya masih baru & belajar menjadi muslim.
Dan google kiri2 kanan dan baca blog bapak dan sangat berharga sekali buat saya. Thank you very much and I really appreciate it.
I agree with you 100%. Saya merasa pernah mengalamin hal yang sama dan masih belajar utk memahami kehidupan ini.
Saya belajar utk mensyukuri dan menerima nikmat ALLah tanpa complaint or mengeluh.
Merasa tidak puas selalu. Insha ALLah saya dikasih ilmu ikhlas and menerima semuanya apa adanya.
wassalam.
Oleh: nisa on Januari 10, 2009
at 10:53 pm
ass.wr.wb
salam kenal ya..
apa masalah yang saya hadapi saat ini bisa di katakan saya stress atau depresi ya?
rasanya kepala saya mau pecah,saya stress berat dengan apa yang saya alami saat ini,sdh bertahun-tahun rasanya calon suami saya ( insya Allah) yang punya sifat pencemburu berat dan posesif yang rasanya di luar batas kewajaran seseorang yang katanya tidak mau kehilangan saya tapi justru karena itu yang membuat saya rasanya tidak tahan dengan semuanya,bawaannya curiga melulu ke saya,apa yang saya lakukan tidak luput dari perhatiannya,sulit saya menjelaskan di sini ,saya sungguh menderita,hati dan perasaan saya rasanya hancur lebur,antara takut kehilangan dan menderita,apakah saya udah bisa di katakan orang yang depresi?
Oleh: eveline on Januari 28, 2009
at 2:32 pm
eveline, …asswrwb….menurut analisa sementara saya pribadi, sudah tergolong stress dan depresi ringan….kalau berlangsung begini terus bisa menjadi prikosomatis….akan mengganggu sistem bekerjanya fungsi organ penting tubuh anda seperti jantung, otak, lambung, hati, ginjal dlll, tergantung bagian mana yang paling lemah kondisinya…
untuk khusus kasus anda, saya tidak bisa menentukan siapa yang salah atau siapa yang benar….tapi sesuai dengan cara analisa menggunakan perspektif spiritual/hukum alam/the secret/agama.hukum sebab akibat, …..setiap penderitaan yang kita alami adalah akibat dari perbuatan/cara berfikir/persepsi kita sendiri dalam menyikapi berbagai masalah kehidupan…..orang lain hanya trigernya saja….dengan demikian kita harus selalu melakukan introspeksi terhadap kesalahan pola pikir, pola tindakan, persepsi kita dalam menyikapi masalah hidup kita, salah satunya nya berinteraksi dengan calon suami tersebut(untuk anda)…..jadi jangan hanya menyalahkan calon suami anda….keliru besar….lakukan introspeksi secara obyektif dengan hati dan pikiran jernih….kalau anda masih mencintai calon suami anda, ajak dia baca blog saya dan beri kesempatan dia juga konsultasi dengan saya secara jujur dan obyektif…
Jadi untuk kasus anda, masalahnya erat dengan hukum alam yang disebut Hukum Sebab Akibat, yang sangat kompleks….dari sudut pandang anda penyebab stress ini adalah calon suami anda….tapi dari susdut pandang calon suami anda, pasti dia bilang anda penyebabnya…..yang benar yang mana?….hanya Tuhan Allah Yang Maha Tahu….jadi maaf jangan terlalu cepat menyalahkan calon suami anda…ok?…..harus dibahas bersama dia juga….
Oleh: tirtaamijaya on Januari 28, 2009
at 7:32 pm
ass.wr.wb. Pak Nurhana..
Apakabar? Insha ALLah sehat everything Ok with Pak Nurhana and family . ..:)
Mau sharing aja yah pak…,,nuhun:)..
udah hampir sebulan ini aku sibuk dan yah stress kerjaan sampe ke bawah kerumah.
Aku akhirnya yah esmosi ;-) hmmm…dan bawah ke rumah pula dan teriak, dsbnya -malu utk diceritakanlah. Masalah kecil dibikin besar gitue.
Hari ini nggak tahu kenapa tadi dikantor duduk diem dan mikir, aku stress dan akhirnya bikin rusak hubungan sama seh doi dirumah. Akhirnya sekarang ini berada diujung tanduk gitue, yah pisah itu aja.
Aku terlalu kuatir tentang bisnis atau kerjaan tapi ternyata ALLah punya rencana lain, client2 yg hilang tahun lalu, sekarang pada balik ke aku satu demi satu dan datang pada waktu disaat aku bener2 putus asa dan akhirnya cuman nangis pasrah sama ALLAh. Kadang apa yg kita mau bukan itu maunya ALLAh karena ada sesuatu dibalik itu semua. Pahit atau baik yah harus diterima apa adanya.
Sekarang ini giliran kerjaan mulai berjalan OK.
Nah malah, hubungan dirumah yang diujung tanduk dan aku baru sadar, ternyata ambisi aku itu aku coba paksakan pada seh doi dirumah.
Dan selalu complaint bahwa dia bukan yg terbaik.
Aku baru sadar disaat sore tadi aku butuh pertolongan dia yang datang jemput aku ditengah badai salju yg kata orang crazy, tanpa kesel atau marah malah nyanyi2 dimobil seperti tidak ada apa apa.
Sampe dirumah, ternyata aku sudah dimasakin dan ada makanan tinggal makan.
Akhirnya aku mau terhadap diri sendiri. Betapa egoisnya diri aku ini demi suatu ambisi mengorbankan kebahagiaan dan keharmonisan dalam rumah sendiri.
Aku akhirnya masuk ke kamar lain dan tidur serta merenung. Dan baca kiri kanan sampe akhirnya baca blog Pak Nurhana dan sharing apa yang telah terjadi.
Aku sekarang hanya pasrah sama ALLAh, kalau akhir bulan ini harus pisah – aku harus menerima kenyataan dari perbuataan aku sendiri.
Kalaupun ALLah masih mengijinkan utk bersama sama pasti ada jalan.
Aku coba tlp Pak Nurhana, cuman nggak nyambung. Insha ALLah bisa ngobrol suatu saat.
Saat ini hanya bisa pasrah dan merenung dan belajar dari pengalaman. Nasi sudah jadi bubur, mau apalagi.
Wassalam
Oleh: nisa on Januari 29, 2009
at 4:52 am
nisa, asswrwb….
trims utk kunjungan Nisa, setelah beberapa waktu menghilang karena kesibukan pekerjaan…
trims juga atas kepercayaan Nisa sharing pengalaman, masalah pekerjaan dan pribadi….menarik untuk didengar…penuh dinamika…itulah memang kehidupan,,suatu mistery yang tak akan pernah bisa dibuka oleh siapapun, sebelum waktu menjelaskannya…setelah semua terjadi dan kita baru mengerti …oh itu rupanya maksud semua mistery Illahi…
Karena itu pulalah muncul sebuah nasihat yang berlaku secara universal: “Do the best and God takes the rest..”…..lakukanlah semua kewajiban anda sehari hari, baik sebagai pribadi maupun sebagai pekerja/karyawan/pengusaha/pejabat…sesuai dengan semua norma kehidupan masyarakat yang berlaku ( norma agama, norma hukum, norma adat, norma kesopanan, norma kesusilaan..)…kemudian serahkan semua hasilnya kepada Kuasa Tuhan Allah…karena Dia lah yang paling berhak menilai semua niat, upaya dan kerja keras kita dan apa yang harus diberikan kepada kita…..tidak bisa kita mendikte Tuhan Allah…tapi kita harus percaya dan yakin..itulah yang terbaik…
Saya merasakan Nisa sudah memahami uraian saya diatas…hanya kadang kadang “Belenggu Persepsi ” terhadap setiap masalah yang Nisa hadapi belum bisa diurai/dilepaskan secara sempurna…masih butuh waktu agak lama utk melepaskan diri dari “Belenggu Ego Pribadi yang masih dominan…”…tapi itu sangat wajar bagai seorang wanita karier seperti Nisa…dimana semua keperluan kehidupan harus diperjuangkan dengan susah payah dan berat…
Selamat atas sukses Nisa keluar dari kemelut sesaat dan kembali merasakan keindahan kehidupan yang penuh dinamika, tantangan dan cobaan…
Oleh: tirtaamijaya on Januari 29, 2009
at 9:07 am
ass.wr.wb.
Terimakasih banyak atas penjelasannya.
Bener seh pak, “Ego dominan ” dalam diri saya itu aku akuin paling tinggi.
Insha ALLah dgn banyak merenung dan melihat ke dalam pribadi sendiri dan pasrah total 100% sama
Allah Swt bisa berubah itu aja. Niat udah ada dan aku berusaha applykan sama displin pada diri sendiri. Setahun lalu aku sadar control emosi dan aku coba mengendalikan sendiri.
Aku itu suka baca dan research, analisa segala macam dan lukis serta bikin concept jadi dgn cara inilah semua akhirnya membuat aku redam krn itu loe pak kepalanya nggak berhenti muter aja tengah malam terbangun bunga laptop dan baca jadi tersalur.
Oh yah, Pak mau nanya – cuman rada minggir dikit kali pertanyaannya.
Semalam aku kok mimpi sampe pagi ini penasaran gitue. Aku pagi ini baru sadar bahwa dalam mimpi itu aku kedatangan ratu selatan itu, kepikiran juga kagak apalagi baca mengenai ratu tersebut. Datang gitue pak bersama dayang2. Dalam mimpi itu datang bersama angin kencang banget dan cuman ngeliat tapi ada suara bicara gitue, aku sampe ketakutan dan bilang tidak mau menerima gitue, dan dlm mimpi aku dikasih liat bagaimana org menemuin beliau. Aku ketakutan pak dan alhamdulilah aku seh selamat seh pak tidak tersentuh. Cuman pagi ini kepikiran. Kenapa pula aku mimpi ratu selatan itu ???.. Aku ada dinegara mana dan kepikiran pula tidak??..
Mungkin cuman mimpi saja. hehehe..
OK Pak Nurhana, Nuhun….kalau kepanjangan.
Makasih yah pak buat blognya dgn tips-tipsnya yang sangat membantu krn ini adalah amal ibadah bapak yang masih didunia tapi sudah kayak diSurga gitue.
Insha ALLAh selalu dikasih kesehatan dan hikmat serta kekuatan dan perlindungan juga reseki yang tak putus-putusnya dari ALLah. Amien..
Have a great weekend;-)..
Oleh: nisa on Januari 30, 2009
at 6:26 pm
nisa, asswrwb…..
tulisan anda selalu menarik dan penuh dinamika…menunjukan sebenarnya dalam alam bawah sadar anda tersimpan potensi yang sangat besar yang minta perhatian anda untuk bisa eksis dan ditumbuh kembangkan sebara baik dan benar, proporsial dan profesional….bagi kepentingan rahmatan lil alamin…
tentang mimpi, saya bukan ahlinya dan saya tergolong orang yang menganggap mimpi itu hanya bunga tidur….walau memang betul dalam al quran, ada kisah mimpi nabi Yunus yang merupakan petunjuk Allah…Sekarang Nisa tanya pada diri sendiri apakah Nisa sudah bisa digolongkan setingkat nabi Yunus atau belum?….
Gak usah bingung dan resah, alam tidur dekat dengan frekuensi alfa, frekuensi metafisika…semua energi metafisik darimanapun dan golongan apapun akan berusaha menghubungi allam bawah sadar anda, sesuai kepentingannya, walaupun Nisa tak pernah memikir tentang Ratu Kidul…
Karena itu kalau mau tidur, harus selalu mengadakan pengamanan terhadap energi alam bawah sadr kita dengan berbagi doa ampuh seperti Al Faatihah, Falaq, Annas, Al Ikhlas dan Ayat Qursi…agar semua energi golongan jin, iblis, dedemit, roch nenek moyang tidak bisa menghubungi alam bawah sadra Nisa dan bikin bingung….
Oleh: tirtaamijaya on Februari 4, 2009
at 2:01 am
Ass.wrb
Br pertama membuka blog ny n membaca ny sepintas ckup terkesan n takjub. Di indonesia kita yg tercinta msh ad org yg peduli dgn sekitar kita.
Oleh: denny jefri on Februari 1, 2009
at 5:07 pm
ass.wr.wb. Pak Nurhana,
Insha ALLah sehat juga seluruh keluarga diJakarta.
Bener seh apa kata pak Nurhana.
Alhamdulilah berkat tips2 dalam blog Pak Nurhana,
Badai dalam rumah seh bisa terkendalikan, alhamdulilah:).. masih bisa dipertahankan.
Seperti pesan pak Nurhana, harus ikhlas menerima apapun itu dan pasrah insha ALLah akan berhasil. Amien.
Iyah pak, sekarang sebelum tidur baca ayat ayat dulu..;) nggak ngomel2 lagi sama seh misua.
Nuhun yah pak, insha ALLah tetap dikasih kesehatan, dan hikmat serta lindungan supaya bisa berbagi dengan pengunjung blog ini.
Oleh: nisa on Februari 4, 2009
at 4:25 am
nisa, asswrwb….trims atas kunjungan dan apresiasinya….
Oleh: tirtaamijaya on Februari 4, 2009
at 10:47 am
Alhamdulillah kami telah banyak menangani masalah2 psikomatis….
Oleh: maknun on Februari 10, 2009
at 2:41 am
bapak
6 bulan lalu ayah saya meninggal. situasi ini menyebabkan kondisi ibu saya drop, dan akhirnya sempat mengalami stroke ringan,tetapi Puji Tuhan kedaan beliau sekarang membaik. sebelum sakit, ibu sempat bercerita tentang nafas yg sesak, jantung berdebar yg saya dugaitu adalah psikosomatis. Kemudian beliau cek-up ke dokter hasilnya semua normal dan diberi rekomendasi ke psikiater. Awalnya saya semoat kaget, merasa aneh saja dengan kenyataan baru ini. Dari psikiater ternyata diketahui pula ibu mengalami ketakutan dengan kamar mandi yang gelap, tirai. sebagai seorang anak apakah yg bisa saya lakukan untk menghadapi situasi ini pak? kondisi beliau sehari-hari baik2 saja, hanya saja saya membaca kalo ibu merasa kesepian. saat ini yg dirumah hanya 2 orang ibu dan adek, kalau dulu ada ayah yg diurus dan menemani, sekarang tidak ada, karena waktu yg di habiskan adek saya di sekolah juga cukup banyak, sehingga ibu sering kesepianm dan selai itu saya kuliah di luar kota dan 1 bulan sekali baru pulang,bila saya pulang sebisa mungkin saya menjaga emosinya ibu agar tidak marah2, beliau cukup terbuka dengan saya. Hanya dengan adek beliau sering bertengkar dan bentrok, ini juga menjadi 1 ketakutan bagi saya, karena bila emosi ibu memuncak bisa2 beliau masuk RS lagi(darah tinggi)dan saya tidak mau peristiwa itu terjadi lagi..bila bapak berkenan tolong balas ini melalui email saya blue_odite@yahoo.com
terimakasih sebelumnya…
Oleh: ria on Februari 25, 2009
at 4:04 am
ria, asswrwb…sudah dibalas lewat imel…
Oleh: tirtaamijaya on Februari 26, 2009
at 4:21 am
terima ksh bnyk,,,,,kata 2sprti itu bnyak dbtuhkn orng yang lg stres,,,,agr pelariannya g negatif,,,,
Oleh: alan on Maret 7, 2009
at 1:56 pm
Bapak,
Saya mau curhat.
Istri saya sering mual-mual dan hampir 1 bulan sakit di bahu (seperti ada beban yang menunggang).
Sempat diperiksa dan sekalian istirahat di RS internasional. Karena di rumah sakit internasional maka biaya nya lumayan mahal.
Diagnosis utama dokter : mialgia (nyeri punggung) dispepsia (gangguan cerna) dan vertigo.
Selama di rumah sakit dokter penyakit dalam dan psikiater yang menangani, mestinya psikolog juga turung tangan juga.
Obat yang diberikan dokter selama di RS :
1. Ostelox
2. Serlof
3. Inpepsia
4. Lanpracid
5. Dramacin
6. Zypraz
7. Paracetamol
Obat Jalannya :
Inpepsia, Serlof, zypraz, lancid dan paracetamol
Check UP:
- USG organ2 kardiovaskuler – OK
- EKG -OK
- HEMA, SGOT, SGPT, GULA, URIN, KREATININ – OK SEMUA
Hanya tekanan darah yang rendah pernah 90/60
Menurut saya, istri kena psikosomatis. Dan dokter membenarkan dugaan saya.
Ketika saya melibatkan dokter jiwa, istri saya sempat marah ‘emangnya saya sakit jiwa’?
Karena secara medikal chek up tidak apa apa, maka istri saya beranggapan bahwa ini penyakit karena hal-hal yang bersifat non medis. Pernah dibawa ke orang pintar , katanya ada yang ngerjain.
Saya mesti bagaimana pak… istri saya masih kolot seperti itu, meskipun sudah bertitel MBA?
Psikiater pernah bilang ‘jangan menggaibkan semua hal, apalagi yang bisa dijelaskan secara medis biologis?’
Kalau akar persoalan tidak diurai atau cara pandang terhadap persoalan tidak dirubah, maka dibawa ke orang pinter manapun tidak akan menyembuhkan total. Sugesti orang pintar akan bisa ‘menyembuhkan’ sementara, nanti akan kumat lagi.
Mohon dibantu pencerahannya
Terima Kasih
BJ
Oleh: BJ on Maret 22, 2009
at 8:50 am
bj, asswwb….
saya ikut prihatin atas enderitaan isteri anda….
utk anda ketahui, banyak sekali kasus mirip penyakit isteri anda yang minta tolong kepada saya….jadi sebenarnya ini menjadi penyakit yang umum sekali….akarnya adalah “fikiran negatif ybs”…..
Bisa disembuhkan kalau ybs ada kemauan dan ada izin Allah….silahkan kontak 0818104571 utk pendalaman…..pengobatan saya bebas dari biaya apapun asal ada kemauan serius utk sembuh….
Oleh: tirtaamijaya on Maret 24, 2009
at 10:18 pm
assalam.wr.wb pak Nurhana..
saya terkesan dengan pernyatan bapak..
bapak,nuhun pak, saya mau bertanya.. karena suatu masalah yg berhubungan dengan percintaan, saya sedih skali karena saya sangat serius dengan hubungan saya..
saya shock dan sakit2an, sering kali tengah malam saya menggigil dan pusing..
saya sudah k dokter,dan sudah di beri obat..
tp tidak sembuh juga..
saya juga slalu berdoa kpd Allah,bertahajud, meminta petunjuk.. apakah saya harus terus berharap kpadanya atau tidak..
tapi stelah skian lama saya merasa diri saya tidak berubah ke arah yang lbih baik.. kluarga saya pun prihatin dengan kondisi saya,
pak Nurhana, apakah saya menderita psikosomatis?
saya sempat berpikir untuk bunuh diri..
apa yang harus saya lakukan pak..
mohon pencerahan dari bapak..
terimakasih..
assalam.wr.wb
Oleh: stw on Maret 31, 2009
at 2:33 pm
stw, asswrwb….
Saya sangat prihatin dengan kisah hidup dan penderitaan anda…..tapi mereka yang bernasib seperti anda memang sangat banyak sekali, bahkan ada yang lebih parah…
Betul anda menderita psikosomatis…..sering baca tulisan saya yang terkait, sharing dengan teman lain yang senasib diblog saya, nanti anda akan lebih ringan,,,kalau mau ketemu saya langsung utk dialog, saya sediakan waktu setiap hari senin malam di Grha 165, sesuai tulisan /artikel saya yang terakhir….
Oleh: tirtaamijaya on Maret 31, 2009
at 9:39 pm
sew, asswrwb…..saya sangat prihatin dengan penderitaan anda…..sesuai dengan uraian anda, sepertinya memang anda terkena gejala psikosomatis…
Sebenarnya banyak sekali masalah psikosomatis dibahas dalam blog ini, tinggal anad raji dan mau mempraktekannya….
Tapi kalau anda penasaran ingin konsultasi langsung, silahkan tilpun ke 0818104571….
Oleh: tirtaamijaya on April 4, 2009
at 3:01 pm
Assalamu’alaikum
Selamat malam pak Nurhana. Ini kunjungan saya yang pertama. Saya tertarik untuk curhat. Boleh kan???????? Saya seorang guru smk di Yogyakarta. Punya masalah yang kadang membuat stress. Saudara dan tetangga kanan-kiri selalu bertanya” mengapa udah pernah talent scouting calon kepala sekolah, kok belum diangkat??? Pada hal yang lainnya udah terangkat. Saya agak stress pak. Lalu kira-kira bagaimana cara menghilangkan rasa stress itu??? Perlu diketahui bahwa saya seorang muslim biasa. Disamping itu itu kata dokter saya ditengarai kena DM (penyakit gula). Saran bapak sangat saya harapkan. Sukron katsiron jazakumullah. Wasaalamu’alaikum
Oleh: kphario on April 6, 2009
at 2:26 pm
kphario, ….sesuai apa yang saya tulis dalam artikel the secret, apa yang kita alami adalah hasil dari apa yang kita fikirkan…kalau kita berfikiran negatif (takut, cemas, kecewa, tidak percaya diri dll…), maka hasilnya pasti mengecewakan anda….belajar melakukan positif thinking terus menerus sesuai artikel saya tentang itu diblog ini…
Anda harus mengubah paradigma berfikir nefatif anda segera!!!…kalau anda masih begini terus, anda akan lebih stress dan hancur….
Oleh: tirtaamijaya on April 18, 2009
at 10:30 am
Assalamualaikum wr wb
Bapak Nurhana, saya adalah salah satu penderita psikosomatis sekarang saya tidak bisa berhubungan dengan hal yang tidak nyaman oleh karena itu apabila ada ketidaknyamanan kondisi tubuh saya langsung bereaksi rasanya darah saya berhenti mengalir, jantung berdenyut dengan cepat dan kepala saya berat hal ini telah saya alami dalam beberapa kondisi ketidaknyamanan.
setealah saya baca artikel bapak saya tertarik untuk dapat segera keluar dari penyakit ini saya mohon petunjuk bapak yang lebih banyak lagi untuk mengatasi penyakit ini, karena rasanya saya sudah tidak karuan dan selalu berfikir satu saat saya bisa mati mendadak karena gagal jantung atau lainnya.
saya berterima kasih atas saran bapak
Oleh: Irsan on April 22, 2009
at 4:44 am
irsan, asswrwb….silahkan tilpun ke 0818104571, utk konsultasi langsung…
Oleh: tirtaamijaya on April 23, 2009
at 12:03 am
saya ibu rmh tangga dgn 2 orang anak jg menalami hal yg sama seakan akan mau ,mati kadANG BS MENGATASI TERKADANG PERASAAN ITU MUNCUL LG KADANG KADANG BKN STRES DAN PASTI MAAG SAYA KAMBUH BDN SKT SEMUA PERASAAN MAU MATI TIMBUL LG AKU BINGUNG BGMN MENGATASINYA SEHINGGA AKU TAKUT KEMANA MANA
Oleh: dian sari ratna on November 19, 2009
at 5:29 am
irsan, asswrwb….silahkan kontak ke 0818104571 utk mendapat petunjuk….
Oleh: tirtaamijaya on April 23, 2009
at 9:32 pm
Assalamu’alaikum wr wb
Salam hormat saua buat Bapak,
setelah mendengarkan saran dan penjelasan Bapak kemarin via telpon sepertinya saya mendapatkan satu semangat baru untuk sembuh dan keluar dari penyakit ini.
saya sangat berterima kasih sekali kepda Bapak yang sepertinya inilah jawaban dari doa2 saya untuk sembuh, Allah telah memberikan petunjukNya kepada saya melalui Bapak sebagai perantara Nya untuk menyemangati saya untuk bisa berani dan tidak takut dalam meghadapi semua yang ditakdirkan oleh Allah.
Namun saya masih ingin bertanya kepda Bapak apakah penyakit ini dapat segara sembuh sperti penyakit biasa yang telah minum obat langsung sembuh ?
saya masih ingin mendapatkan penjelasan Bapak apa yang saya harus lakukan jika masih terdapat tanda/respon tubuh saya jika terjadi peristiwa yang membuat saya tidak nyaman
Bapak tirta yang terhormat, saya juga mohon maaf jika saya banyak bertanya via blog Bapak karena saya belum bisa bertemu langsung dengan Bapak.
Saya sangat berteri makasih sekali kepada Bapak atas saran dan ilustrasi yang Bapak sampaukan kemarin via telpon.
terima kasih
Wassalamu’alaikum wr wb
Oleh: Irsan on April 30, 2009
at 3:05 am
irsan, asswrwb….syukur alhamdulillah kalau merasa lebih baik setelah konsultasi lewat tilpun….beberapa orang teman lain yang konsultasi lewat tilpun juga merasa ada manfaatnya, walau tidak ketemu langsung dengan saya….sekaligus saya sambil mengasah kemampuan terapi jarak jauh, dengan kekuatan telepati tentunya….
Penyembuhan penyakit bapak sebenarnya bisa sembuh lebih cepat dari sebulan yang saya janjikan…tapi, kalau bapak lebih kuat keinginannya utk sembuh dan mau mengikuti sepenuhnya petunjuk saya, insya Allah akan mengizinkan…karena anda harus yakin dengan Surat Yassin ayat 82: ” Sesungguhnya bila Allah menghendaki/mengatakan sesuatu terjadi…maka terjadilah kehendaknya..!!!”….penyakit maag terlalu sangat mudah bagi Allah utk mengobatinya !!!…tapi anda mutlak harus melakukan sunatulah, berbagai kewajiban sesuai Hukum Alam yang diciptakan Allah seperti : Hukum Sebab Akibat, Hukum Tarik Menarik dll…
Anda tidak akan sembuh kalau malas dan tidak taat kepada Hukum Alam yang diciptakan Allah…OK ?..
Oleh: tirtaamijaya on April 30, 2009
at 11:38 am
Assalamu’alaikum wr wb
salam hormat saya kepada Bapak, mungkin saya terlalu banyak brtanya kepda Bapak tapi ini semua merupakan cara saya untuk mengerti lebih jauh arti dan makna kehidupan ini yang sedianya saya telah menjalani kehidupan yang salah yang keluar dari hukum alam seperti yang Bapak tulis dalam blog Bapak.
Bapak yang terhormat, setelah saya membaca artikel bapak yang berjudul self healing saya mulai mengerti langkah2 apa saja yang harus saya kerjakan untuk segera sembuh yang tentunya saya akan mengikuti petunjuk dari Bapak.
Dalam hal ini saya ingin sedikit bertanya mengenai hubungan penyakit saya dan point terakhir pada artikel Bapak self healing !
“apakah saya harus tetap menjalani pengobatan secara medis untuk mendapatkan obat penenang seperti “xanax” atau saya cukup melakukan terapy sendiri dengan membangun keyakinan dari dalam pribadi saya ? atau juga mengkombinasikan kedua metode tersebut ?
Saya sangat mengaharapkan panduan Bapak selalu dalam hidup saya sebagai petunjuk Allah SWT melalui perantara Nya didunia.
Terima kasih saya ucapkan yang tak terhingga atas conseling Bapak kepada saya.
Wassalamu’alaikum wr wb
Oleh: Irsan on Mei 1, 2009
at 3:27 am
Ass wr wb,
Saya sangat senang membaca blog bapak, Saya juga seorang yg menderita psikosomatis saya sudah berusaha berobat secara medis dan alternatif namun yang ada yang ingin saya tanyakan karena saya merasa kadang masih belum 100% pulih :
1. Saya sudah berusaha membuat relax dan sangat relax serta memaafkan semua hal yg terjadi dalam hidup saya ?
2. Apa yang harus saya lakukan untuk membuat saya kembali pulih 100% ?
3. Dimanakah saya bisa menemui bapak untuk berobat dan konsultasi lebih jauh ?
4. Karena psikosomatis ini saya jadi belajar reiki dan sudah level 2, saya sdh berusaha untuk menetralisir semua energi negatif dalam diri saya, apakah ilmu ini berpengaruh terhadapa perbaikan psikosmatis saya ?
5. Psikosomatis yg saya alami terjadi secara tiba-tiba selepas saya bermain futsal dan sudah hampir 1th saya alami, berapa lama pemulihan jika saya berobat ke tempat bapak ?
Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih
Salam,
Rizal
Oleh: Rizal on Mei 7, 2009
at 3:14 am
Assalamu’alaiku wr wb
Salam hormat saya kepada Bapak,
Pak Nurhana saya sangat berterima kasih atas penerimaan bapak kepada saya dirumah untuk konsultasi dan hypnoterapi yang bapak berikan kepada saya, dan saya berharap orang seperti bapak diberikan beragai kemudahan dan kemurahan oleh Allah SWT sehingga bapak dapat selalu memberikan yang terbaik kepada kita yang sangat membutuhkan bimbingan dan doktrin2 bagaimana untuk bisa hidup tentram dunia dan akhirat.
ini semua saya harap sebagai awal tali silaturahmi antara saya dan bapak. karena bapak telah memberikan saya sosok figur seorang bapak yang menjadi panutan bagi saya.
sekali lagi ini merupakan silaturahmi saya kepda bapak.
terima kasih bapak.
Wassalamu’alaikum wr wb
Oleh: Irsan on Mei 18, 2009
at 4:39 am
irsan, asswrwb….terima kasih kembali……
Semoga anda cepat sembuh seperti sedia kala…sehat-produktif dan bahagia….
Oleh: tirtaamijaya on Mei 18, 2009
at 4:41 pm
ass.wr.wb.
apakabar pak. Insha ALLah semuanya sehat.
Pak mohon maaf hanya nanya.
kok tiba2 saya dalam beberapa hari ini, hati saya didorong utk keluar dari jajaran pemimpin di kantor.
Dorongan dalam bathin itu kuat utk keluar.
Saya coba berdoa insha ALLah dikasih jalan.
Dorongan kuat utk merubah sesuatu dan meninggalkan semuanya yg sekarang itu kuat.
Saya tidak tahu harus bicara sama siapa dan hanya bisa doa saja.
Mengapa saya tiba2 dorongan utk meninggalkan jajaran pimpinan dikantor itu kuat sekali yah pak ??..
Nuhun dan mohon maaf kalo ada salah kata.
Insha ALLah pak Nurhana sehat selalu..
Oleh: nisa on Mei 18, 2009
at 9:41 pm
nisa, asswrwb….kabar baik….sudah lama tidak kontak….
Drive atau dorongan utk melakukan sesuatu biasanya berasal atau dipicu oleh EMOSI atau SUARA HATI….
kalau didorong oleh emosi/egoisme, hasil akhirnya biasanya akan menyesal atau kecewa….kalau berasal dari Suara Hati, pasti hasil akhirnya akan memberikan kebahagiaan…
Kita harus waspada menganalisa kedua hal tersebut…ciri ciri dorongan EMOSI adalah sesuatu yang bermotif kepentingan nafsu duniawi misalnya: kekayaan, kekuasaan dan sex…..sedangkan Suara hati motifnya adalah murni dalam rangka pengabdian kepada Allah SWT, misalnya : ingin lebih banyak membantu orang lain yang lebih susah/kepedulian sosial, empati, rahmatan lil alamin atau dengan istilah lain, ingin lebih mengabdi kepada humanisme….ingin mati masuk surga…
Kita harus kaya…tapi dg niat utk membantu orang miskin…kita harus berkuasa, tapi agar bisa mengayomi orang yang lemah…kita harus mampu melakukan sex, tapi harus sesuai dengan ajaran agama masing masing….
Ini sekedar sharing dari saya….
Oleh: tirtaamijaya on Mei 19, 2009
at 12:43 am
Ass. Pak Nurhana,
Puji syukur yang tak terhingga kpd Allah Swt, bahwa bulan demi bulan minggu demi minggu saya seperti menemukan kehidupan baru, sedikit demi sedikit terlepas dari derita penyakit batin saya. Selama masih ada kesadaran dan usaha ingin sembuh, saya percaya bahwa siapapun yang mengalami psikosomatis akhirnya akan sembuh. Akar dari psikosomatis sebenarnya adalah depresi yang berkepanjangan ( betul tidak pak )
Pak, terimakasih atas nasihat-2nya yang ikut membantu membangun keyakinan positif pada diri saya, meski dengan bantuan obat juga dari dokter yang setahun lebih saya minum 2x setiap hari tanpa putus. Hampir setiap hari saya melawan penyakit yang saya alami. Setelah melakukan pengobatan secara medis, hrs melawan efek samping obat dmn badan rasanya lemas dan inginnya tidur sepanjang hari. Obat selesai, masih ada efek putus obat…mengalami insomnia bbrp bulan terakhir ini. Alhamdulillah, jam tidur sy mulai makin lama, setelah rutin berolah raga & relaksasi.
Salah satu yang ikut membantu penyembuhan adalah mengerjakan hal yang menyenangkan syukur-2 menyehatkan. Rekreasi, olah raga Membaca buku-2 motivasi. Curhat dengan isteri,kumpul dgn keluarga. Segala macam cara saya lakukan untuk memerangi pikiran negatif saya sendiri. (amit-2, ke paranormal pun saya pernah ).
Yah, itulah ujian hidup barangkali juga hukuman dari Allah, yang akhirnya diperkenankan oleh-Nya untuk melaluinya… Entah ujian apa lagi yang mesti saya hadapi jika mencapai seusia Pak Nurhana…
Wasalam.
Oleh: Adi on Mei 19, 2009
at 3:35 pm
adi, asswrwb….selamat atas sukses anda memperbaiki kondisi kehidupan anda selama ini….gak apa sedikit sedikit, lama lama akan menjadi bukit….where is the will there is the way….setiap orang, setinggi apapun pangkat jabatannya…, sekaya apapun hartanya….pasti punya masalah hidupnya sendiri yang menyusahkan mereka…Tuhan itu sangat adil dan bijaksana…yang penting segera syukuri apa yang anda punyai, miliki, hasilkan, sukses, kesehatan. apapun adanya…jangan terlalu mengingat kegagalan dan kesusahan anda..bersukur dan bersukurlah terus, separah apapun pednderitaan anda…nantinya alam semesta akan memproses semua keinginan anda yang anda perjuangkan dengan keras dan penuh rasa sukur…..kalau anda menyerah, putus asa, mengeluh dan mengeluh…anda akan hancur…!!!
Oleh: tirtaamijaya on Mei 23, 2009
at 7:21 am
Asslmualkm
saya mau sedikit cerita. Saya dh 3thn mengalami sakit yg aneh. Sdh sy priksa ke dokter tp tidak ada pnyakitnya,bhkan skrg mata saya yg kanan rabun min 9 dlm wktu 3 thn,pngung berat,leher sakit dan kepala sring pusing. Kdg2 skrg sy mmpunyai rasa tkut tp sy tdk tau apa yg sy tkuti. Apakah ini termasuk spychomatis?tlong beri saran kpd sy?
Oleh: Tofa on Mei 21, 2009
at 10:30 am
tofa, asswrwb….asswrwb…..kalau cerita anda benar, memang sepertinya anda menderita psikosomatis…mengobatinya sudah lengkap ada diblog saya…kalu mau konsultasi langsung, hubungi 0818104571…
Oleh: tirtaamijaya on Mei 23, 2009
at 7:07 am
Ass.wr.wb.
Terimakasih atas nasihat bapak dan sangat bener sekali.
Akhir2 ini bener saya memang depresi berat baik masalah kantor juga pribadi.
Alhamdulilah masih ingat sama yg diatas. Kalo tidak udah bunuh diri kali pak..
Sekarang ini yg ada hanya kemarahan, kenapa kok nggak fair ?.. kenapa harus ngalamin kayak gini???
Saya hanya berdoa dan minta insha ALLah diberikan jalan dan kekuatan agar bisa menjadi manusia yg baik dan berguna buat orang lain.
Bukan hanya utk diri sendiri.
Nuhun pak…, mohon maaf kalau ada kata2 yg salah.
wasalam..
Oleh: Nisa on Mei 27, 2009
at 12:38 am
nisa, asswrwb….trims juga anda rajin berkunjung keblog saya, walau berada jauh di Kanada….dunia ini ternyata sangat sempit ya…
Keinginan anda utk selalu bermanfaat bagi orang lain/rahmatan lil alamin sangat benar, itulah yang membuat anda kuat bertahan menghadapi semua kesulitan anda sampai sekarang…terus tumbuh kembangkan…..
semakin anda out of box memperhatikan “kesulitan ” orang lain, maka anda akan semakin mensyukutri kelebihan anda yang anda kurang sadari selama ini…saya banyak ketemu orang yang jauh sangat menderita dari anda…bersyukurlah terus, itu kunci sukses meraih kebahagiaan anda…!!!
Oleh: tirtaamijaya on Mei 28, 2009
at 12:40 am
Assalamu’alaikum wr wb
pak, ternyata malawan penyakit psikosomatis memang harus dengan keyakinan untuk sembuh dan membebaskan diri dari segala kecewa, takut, iri dengki, benci karena dengan memerdekan sifat itu semua saya jadi bertambah yakin akan cepat sembuh dan terbebas dari penyakit ini dan satu hal lagi kita memang harus selalu menerima kenyataan yang ada didepan mata kita bukan angan2 yang berada didepan sana yang belum kelihatan.
pak saya menjadi percaya diri berkat bimbingan bapak dan satu lagi saya sekarang mulai untuk membaca buku2 ttg hidup yang baik seperti bukunya Dale Carnegie.
Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas petunjuk Allah SWT yang telah mempertemukan kita pak.
Wassalamu’alaikum wr wb
Oleh: Irsan on Mei 27, 2009
at 4:28 am
Irsan, asswrwb….kedatangan anda utk berobat kepada saya merupakan ladang ibadah dan pahala bagi saya….saya juga terima kasih percaya kepada saya dan tabungan amal saya menjadi bertambah….tingkatkan kepedulian anda terhadap lingkungan anda, mulai dari keluarga anda dst…maka anda akan sembuh 100%…Allah akan memberikan taufik dan hidayahnya…
Oleh: tirtaamijaya on Mei 28, 2009
at 12:33 am
irsan, asswrwb….trims kembali…
Oleh: tirtaamijaya on Mei 27, 2009
at 11:50 pm
om saya mahasiswa semester 2 suatu politeknik di semarang, di usia saya yang terbilang sangat muda yaitu 19 tahun,, mengapa saya selalu stres sendiri?? saya pernah berfikir pernah ingin mengunjungi psikiater apakah saya ini sudah tidak waras?????
mohon bantuannya om,, kalu bisa balas lewat Email di fath.atro24@gmail.com terimakasih mohon bantuanya
Oleh: fath kodok on Mei 29, 2009
at 2:41 pm
fath, asswrwb…silahkan tilpun ke 0818104571…bicara langsung dengan saya…
Oleh: tirtaamijaya on Juni 2, 2009
at 9:41 am
Malam Pak..
Saya akhir2 ini sering sesak napas, terutama kalau sedang banyak masalah atau beban pikiran terlalu berat.
Oleh dokter dibilang psikosomatis dan diberi piracetam kemudian dilanjut dengan dolo licobion. Memang saya merasa lebih baik, tapi saya takut dengan efek samping dari obat tersebut. Apakah sebaiknya saya lanjutkan untuk mengkonsumsi obat tersebut atau lebih baik di stop pak?
Saya sedang mencoba untuk bisa lebih rileks dan mengendalikan pikiran agar tidak stres. Tapi terkadang masih tidak sanggup sehingga sesak napas nya kambuh kembali.
Mohon sarannya. Terimakasih
Oleh: tata on Juni 10, 2009
at 4:44 pm
Assalamualaikum wr wb
pa nurhana, rupanya emosi mental saya masih labil saya masih suka mengalami psikosomatis sehingga membuat saya tidak nyaman.
kadang saya sampe bingung harus bagimana ?
mohon petunjuk dari bapak
Wassalamualaikum wr wb
Oleh: Irsan on Juni 15, 2009
at 7:54 am
Ass.w.w. Pak Nurhana yth,
Maaf kalau saya ikut nimbrung, saya adalah mantan penderita depresi ringan dan saya jg mjd pasien tetap psikiater hampir lk 6 bulan.
Ya Allah, sesungguhnya hanya Engkaulah yang bisa menerangi kegelapan dan kegundahan hati saudara2 hamba.
Diperlukan tekad baja untuk keluar dari belenggu pikiran negatif…dan meminimalkan perasaan takut yang pd awalnya sangat sulit
Ikhtiar dg berobat ke dokter, berdoa di masjid, dan akhirnya pasrah dan ikhlas adalah keyword untuk keluar dari belenggu kerasnya hati.
Ya Allah hamba memohon kepadaMU untuk memberikan jalan terang kepada saudara2 hamba yang pernah mengalami jalan hidup yang sangat sulit untuk dilewati.
Pak Nurhana semoga keikhlasan bapak untuk memberikan konseling mendapat balasan dari ALLAH SWT.
Wass.wr.wb.
Oleh: Fahmi on Juli 1, 2009
at 9:28 am
ass.wr.wb.
apakabar bpk dan sekeluarga?..Insha ALLAh semuanya sehat.
Terimakasih buat tips2nya juga balasannya ditengah kesibukkan bapak sendiri.
Setelah aku merenungkan sendiri hari ini, ternyata kelemahan saya adalah tidak mensyukuri nikmat yang ALLAh berikan, sering complain and ngeluh melulu hanya melihat ke atas dan membandingkan, dan selalu mau lebih ini dan itu. Kalau tidak tercapai stress dan marah.
Padahal ALLAh selalu memberikan mujizat dgn pertolongan pada saat last minutespun tidak ada jalan keluar. Allah memperlihatkan bahwa jgn kuatir karena Dia tidak akan meninggalkan walau dalam keadaan apapun.
Hanya sekedar sharing story:
Kemaren baru tersadar, kalo ada satu urusan kerjasama dgn org yg merasa paling gede dan bagus sedunia, yg seharusnya aku harus memulai January 2009. Tapi entah kenapa setelah aku doa/ sholat sebelum pergi pada final meeting untuk minta petunjuk dan sampai ditempat meeting tiba hati saya berubah untuk tidak ikut serta. Sahabat saya marah sekali dan sampe tidak bicara. Tiga hari lalu pada saat saya diundang utk makan bersama, tiba2 ada seorang sahabat lainnya bicara bahwa perusahaan tersebut diambang kehancuran dan mereka sedang jual aset-asetnya. Aku hanya dalam hati bilang, terimakasih ya ALLAh karena engkau masih melindungi aku. Sahabat saya yg marah dulu sama aku, liat aku diem dan kaget. Dia merasa bersalah tapi aku bilang, ALLAh maha baik.
Mohon maaf pak kalo kepanjangan komentarnya.
Nuhun pak tirta..
Wassalam.
Nisa
Oleh: Nisa on Juli 1, 2009
at 9:34 pm
bagay mana caranya untuk menghilangkan sipat negatip dan pencemburu
Oleh: dina on Juli 22, 2009
at 4:22 am
Assalamualaikum Wr.Wb..
Setelah saya membaca tulisan teman-teman yang berkonsultasi dengan Bapak, maka saya mencoba memberanikan diri untuk menceriterakan permasalahn yang hampir 1 tahun belakangan ini sangat mengganggu saya.
Awal Sept. 2008 saya dirawat di RS dengan diagnosa Dyspepsia. Usai dirawat saya merasakan kesehatan saya benar-benar drop, hingga memaksa saya untuk pergi mondar-mandir ke RS. Dada kanan terkadang nyeri, perut kembung disertai sakit kepala…putus asa saya rasanya. Hingga kemudian saya merasakan sakit di punggung kiri hingga menyebar sampai ke Dada kiri depan. Saya menduga saya mengalami gangguan jantung. Hingga saya memberanikan diri untuk “Thread Mill” dan menurut dokter Jantung saya sehat dan tidak ada masalah.
Tanpa sepengetahuan saya Ibu mertua saya rupanya berkonsultasi dengan seorang Ustad dan mengatakan bahwa saya terkena guna-guna yang berasal dari teman kantor saya sendiri. Saya awalnya kurang yakin, tetapi setelah berkonsultasi dengan Kakak…saya dibawa ke Bp.Haji….di Parung. Dan ternyata beliau mengatakan hal yang sama persis dengan yg dikatakan ibu mertua saya.
Saya pikir setelah ini persoalan selesai…ternyata tidak ! pertengahan Desember 2008 saya di dignosa usus buntu yg mengharuskan saya dioperasi..lucunya…saat di UGD saya sama sekali tidak merasakan sakit…Kaki ditekuk, perut di tekan pun saya tidak merasakan sakit yg katanya tindakan itu untuk memastikan apakah saya terkena usus buntu..USG pun tidak terlihat..benar-benar saya bingung …baru pada hasil rontgen dan pemeriksaan darah lah dokter memastikan dan saya harus segera dioperasi.
2 hari setelah operasi…tiba-tiba tubuh saya gemetar…sangat gemetar hingga saya rasakan sampai ke kepala. bayangkan Pak…2 hari 2 malam saya tidak bisa tidur..Dokter tidak jadi memperbolehkan saya pulang…
Saya sudah berobat kemana-mana…tapi rasa gemetar ini sampai saat ini masih saya rasakan..Medis maupun tradisional sudah saya coba…tapi hasilnya masih nihil..lewat forum ini saya mencoba meminta nasihat kepada Bapak..apakah benar saya harus memeriksaan keadaan mental saya kepada seorang psikiater..?
Apakah saya juga mengidap psikosomatis..? Apa yang harus saya lakukan Pak…? Saya kasihan thd Isteri dan 2 anak saya yg masih kecil-kecil yg juga harus ikut menderita karena saya Pak..!
Mohon pencerahan dari Bapak..sebelumnya saya mohon maaf…wassalam…
Oleh: Aries on Agustus 6, 2009
at 3:44 am
Aries, asswrwb….saya ikut prihatin dg penderitaan anada….silahkam tilpun ke 0818104571, minta konsultasi langsung dengan saya lewat tilpun…
Oleh: tirtaamijaya on Agustus 16, 2009
at 6:32 am
Assalamualaikum Wr.Wb..
Sebelumnya dengan rasa yang tulus ikhlas saya haturkan kepada Bapak rasa terimakasih saya yang setinggi-tingginya, bapak sudah mau meluangkan waktunya untuk mau sedikit berbagi nasehat kepada saya.
Mohon maaf apabila saat ini saya belum sempat menghubungi bapak untuk berkonsultasi, bukan karena saya sengaja pak…akan tetapi saya sedang concern dulu dengan tulisan-tulisan yang ada di blog bpk
Paling tidak dalam waktu dekat saya akan merasa “betul-betul siap” untuk berhubungan langsung dengan bapak baik lewat telepon atau InsyaAllah bisa bertatap muka langsung dengan bapak.
Beberap hari ini saya mencoba mendalami SELF HEALING yang telah bapak kemukakan di Blog..awalnya saya masih belum merasakan efek apapun. Tapi akan saya coba terus pak…
Dari semua tulisan-tulisan Bapak akhirnya saya menemukan beberapa kesimpulan berkenaan dengan apa yang telah saya alami dalam kurun waktu 1 thn belakangan ini..
1. Umur saya yang menjelang 40 thn ini telah saya habiskan untuk “MELALAIKAN ALLAH”
2. Segala “KEMAKSIATAN” telah melemahkan “KEIMANAN” saya
3. Saya “KURANG BERSYUKUR” atas apa yang telah Allah anugerahkan kepada diri saya, Isteri dan Anak-anak, baik itu Rezeki, kesehatan dan pekerjaan.
4.Saya tidak mampu dan tidak berusaha untuk mampu melaksanakan RUKUN IMAN dan RUKUN ISLAM dalam kehidupan pribadi dan kehidupan sosial.
5.Saya bisa membaca Al-quran, bahkan suara saya hampir menyamai seorang Qori ketika melantunkannya..tapi hidup saya sama sekali jauh dari Al-quran sehingga saya merasa seperti orang “MUNAFIQ”
5. Ketika “TEGURAN” Allah datang, saya tidak memiliki rasa RIDHO dan IKHLAS.. sehingga saya mencari kambing hitam atas apa yang telah terjadi.
Dari situ saya merasa bahwa saya telah melakukan dosa “SYIRIK” dan bahkan dijamin tidak akan diampuni oleh Allah SWT.
6. Saya takut Allah tidak menerima Taubat saya..dan saya takut apabila Allah memanggil saya, Saya masih bergelimang dengan dosa dan segala kemaksiatan yang pernah saya lakukan.
7.Hidup saya selalu diliputi rasa “KETAKUTAN”…Takut Sakit, Takut sengsara, Takut Mati ..di rumah, dikantor, di jalan saya selalu terfikir tentang hal ini.
Saya betul-betul menangis ketika menulis ini pak…perasaan saya nggak karu-karuan..Terbayang Wajah isteri dan 2 anak saya yang masih kecil-kecil…Orang tua… Kakak serta Adik-adik saya…
Mohon maaf pak, apabila bapak agak kurang berkenan dengan apa yang saya kemukakan di atas. Tapi paling tidak saya telah berani mengutarakan ini kepada orang lain khususnya Bapak.. sebab tidak satupun orang lain sahabat saya di kantor atau saudara dekat yang mengetahui apa yang berkecamuk dalam fikiran saya.
Doakan saya ya pak,…agar saya kuat dan dapat terlepas dari beban hidup yang menggangu saya akhir-akhir ini.
Mudah-mudahan bapak dapat memakluminya, dan semoga Nur Allah SWT dapat tercurah kepada Bapak Nurhana sekeluarga..Amien..
Wassalam
Aries Riesmawan – Bekasi
Oleh: Aries on September 11, 2009
at 7:26 am
aq saiiiiiiiiiiit ne…bantu donk……
Oleh: winda on Agustus 11, 2009
at 3:25 am
assalamualikum.wr.wb.
maaf kalau saya curhat lagi pak, soalnya saya tidak tau lagi mau tanya kemana. begini pak, tahun lalu saya lulus di perguruan tinggi yang saya cita-citakan, tapi akhirnya saya keluar karena tidak tahan dengan sistem senioritas dan keadaan sosial yg sangat menekan saya hingga saya depresi.
saya mencoba ikut ujian tahun ini tapi saya tidak lulus. yang saya ingin tanyakan apakah saya harus kembali kuliah dan menerima eksekusi dari seniorsenior saya serta tekanantekanan sosial dari teman kuliah saya? atau mulai mencoba mencari pekerjaan?
Oleh: kemal on Agustus 20, 2009
at 10:14 am
Apakah sakit ini tergolong depresi bila:
-tidak ingat sama sekali siapa dirinya,orang sekitarnya
-putus asa dan ingin bunuh diri
-bicara ngelantur gak karuan ( mirip orang yang terganggujiwanya maaf: gila)
-tidak mau makan bahkan selama 3 hari
demikian pertanyaan saya sehubungan dengan kondisi kakak saya.
wassalam
Oleh: hero on September 16, 2009
at 7:24 am
Ass.wr wb. Pak Nurhana?..
Insha ALLAh sekeluarga dalam keadaan sehat walafiat.
Sekedar sharing sama bapak saja, bahwa persoalan yg membuat aku stress dan nggak bisa tidur selama dgn perusahaan ini akhirnya terjawab.
Habis lebaran saya niatin utk keluar sebagai jajaran direksi dan salah satu direksi juga setuju utk perusahaan itu yg jadi tanggung jawab aku ditutup.
Alhamdulilah pak, sekarang dlm process utk tutup, kok malah aku rasanya plonk banget.
Sekarang kok bisa tidur enak yah ?.. udah 4 hari bisa tidur. Alhamdulilah dan semua pun lancar.
Aku hanya doa insha Allah diberikan yg lebih baik.
Amien
Oleh: nisa on Oktober 6, 2009
at 5:47 pm
Asalamualaikum pak
saya mengalami takut pergi kemana mana kalau sendiri, dan merasa ga nyaman kalau tidak tidur di rumah sendiri.
mungkin ini karena pengalaman wau saya ngekost kuliah, dimana selalu di pusingkan oleh soal makan,.makan pagi makan siang dan makan malam. karena duit kiriman dari orang tua yang sangat pas pasan sedangkan biaya hidup dan biaya bikin tugas cukup besar di tambah ongkos.
jadi setiap saya bepergian pikiran itu selalu mengantui saya, gimana ntar makannya. saya panik duluan.
saya juga pernah mengalami berada di tempat kost sendirian dalam keadaan sakit,..hingga tak nafsu makan,.kejadian yg paling menakutkan dan membuat saya cemas, pada malam hari dimana situasi hujan saya panas menggigil dan lapar,..( lapar atau takut mati, jadi perut harus di isi ) jadi saya hanyamakan gula di dapur dengan minum air.
bagaimana caranya menghilangkan trauma itu pak..
trauma trauma itu sangat mengganggu saya…
mohon bantuan bapak
salam
badenda
Oleh: uda badenda on November 17, 2009
at 1:44 am