Oleh: tirtaamijaya | Maret 27, 2008

TIPS IMPLEMENTASI PANCASILA YANG EFEKTIF DAN EFISIEN

 photoz071.jpg

 Tulisan ini lanjutan dari artikel yang berjudul “TIPS PENGHAYATAN DAN PENGAMALAN PANCASILA SECARA EFEKTIF DAN EFISIEN..” dalam blog ini..

Bung Karno sebagai penggali dan penemu Pancasila, semasa hidupnya menegaskan bahwa Pancasila kalau diperas maka wujudnya adalah “Gotong Royong”….

Dengan demikian, yang menjadi kewajiban kita semua pencinta Pancasila, harus memberikan suri tauladan dan menyebar luaskan budaya gotong royong kepada seluruh anak isteri, family, handai taulan dan masyarakat luas, sesuai tugas tanggung jawab dan kapasitas kita masing masing dalam kehidupan masyarakat Indonesia…

Sekarang yang perlu disepakati bersama adalah makna gotong royong itu sendiri…bagaimana implementasinya ???….

Makna gotong royong menurut pemahaman saya adalah setiap individu dalam kondisi seperti apapun harus ada kemauan untuk ikut berpartisipasi aktif dalam memberi nilai tambah/positif kepada setiap obyek/permasalahan/kebutuhan orang banyak disekeliling hidupnya….

Partisipasi aktif tersebut bisa berupa bantuan yang berwujud materi, keuangan, tenaga fisik, mental spiritual, ketrampilan/skill, sumbangan fikiran/nasihat yang konstruktif, sampai hanya menyumbang doa kepada Allah SWT…

Bagi mereka yang masih tidak/belum  mampu melakukan salah satu dari  alternative bantuan diatas, maka mereka cukup dengan berdiam diri dan tidak berbuat apapun yang bisa merusak situasi dan kondisi yang berlaku saat itu…berdiam diri dan tidak membuat keruh situasipun sudah merupakan implementasi gotong royong yang paling minimal…

Sederhana bukan?…tetapi budaya sederhana seperti inilah yang telah dilakukan oleh para pejuang kemerdekaan kita yang telah gugur dimedan laga, telah terbujur dimakam pahlawan, dalam rangka merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari tangan penjajah !!!…

Apa yang mereka sumbangkan bukan hanya yang saya sebut diatas, ada yang lebih dari itu semua…yaitu mereka mengorbankan jiwa dan raganya dengan tulus dan ikhlas!!!…

Budaya Gotong Royong dimasa perjuangan merebut kemerdekaan, telah dilakukan oleh para pendahulu kita, agar kita dapat menikmati kemerdekaan hidup seperti sekarang ini…karena itulah Bung Karno menegaskan bahwa ideology Pancasila itu implementasinya adalah “Gotong Royong”….

sederhana saja “Gotong Royong !!!”….Tidak perlu penataran P4 yang doktriner yang membuat rakyat trauma….yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia sekarang adalah : Menghidupkan dan menumbuh kembangkan budaya Gotong Royong disemua lapisan kehidupan bangsa Indonesia….

Sebagai konsekwensi dari pemahaman seperti ini, saya tentunya harus lebih dulu menerapkan pada diri saya sendiri dan seluruh anak isteri saya…semuanya harus memberikan nilai tambah kepada lingkungan kehidupannya, jangan sampai ada yang menjadi benalu, menggrogoti dan merugikan lingkungan hidup masyarakat sekelilingnya…

Karena itulah, walau saya sudah manula, usia 64 tahun dan sudah pensiun dari militer, saya tidak malu dan malas bekerja lagi diperusahaan swasta, apapun kendala dan penderitaan yang harus saya alami dan hadapi ( sulit lho merubah paradigma mental seorang Komandan Militer 33 tahun menjadi karyawan swasta…!!!, butuh 5 tahun untuk penyesuaiannya..) agar saya bisa memberikan nilai lebih kepada keluarga saya dan lingkungan hidup saya…

Kita semua harus produktif sampai ajal merenggut nyawa kita…jangan menjadi pengemis “terhormat”…minta bantuan kiri kanan dengan alasan sudah tua, sakit sakitan dan pensiun !!!…

Apalagi mereka yang masih usia muda, seperti anak anak saya, mereka saya ajarkan harus produktif!!!, selalu memberi nilai lebih, melakukan budaya gotong royong sesuai kemampuan masing masing…karena budaya Gotong Royong sebenarnya, hakekatnya, adalah implementasi dari ajaran Bung Karno…Pancasila… falasafah dan dasar Negara Indonesia tercinta !!!… 


Tanggapan

  1. pancasila adalah dasar hukum negara kita sebagai langkah untuk menyatukan umat plura ini. hal ini sama halnya yang di lakukan Rosulullah ketika mengeluarkan piagam madinah, dan itu terbukti dapat menyatukan masyarakat muslim dan kaum kafir quraisy pada waktu. inilah pula tujuan pancasila dicetuskan oleh bungko karno sebagai pelopor kemerdekaan bangsa ini.

  2. Pancasila, ideologi negaraku,,,,,,
    negara Indonesia tercinta….

    Love INA

  3. Tapi mengapa pancasila semakin tergerus oleh kemajuan zaman??????????????

  4. PANCASILA
    1 KETUHANAN YANG MAHA ESA
    2 KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
    3 PERSATUAN INDONESIA
    4 KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN
    5 KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

  5. DALAM SEJARAH JAWA BARAT NAMA PANCASILA TELAH TERMAKTUB DALAM NAMA 2 KERAJAAN DI BUMI JAWA BARAT

    KERAJAAN TERTUA 1
    PARAHYANGAN : BANYAK HYANG (DEWA/TUHAN) MEREKA PERCAYA PADA YANG SATU/ESA
    DASAR PEMIKIRAN SILA 1: KETUHANAN YANG MAHA ESA

    KERAJAAN TERTUA 2
    GALUH : ARTINYA KEGALUHAN/GALIH YANG BERARTI HATI, YANG BERSIFAT KEMANUSIAAN BERIKUT PEMIKIRAN KAMANUNGSAN YANG BERBUDI PEKERTI LUHUR / ADAB KEMANUSIAAN
    DASAR PEMIKIRAN SILA 2 : KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB

    KERAJAAN TERTUA 3
    PAKUAN : ARTINYA KEUKEUH, PENGKUH / KUKUH BILA MANUSIA BERSATU DI BUMI JAWA BARAT KALA ITU
    DASAR PEMIKIRAN SILA 3 : PERSATUAN INDONESIA

    KERAJAAN TERTUA 4
    PASUNDAN : SUSUNAN DAN DERAJAT MANUSIA, DALAM HUBUNGAN KEMASYARAKATAN YANG MAJEMUK BERIKUT PEMIMPIN YANG BERWIBAWA DAN BIJAKSANA
    DASAR PEMIKIRAN SILA 4 : KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN

    KERAJAAN TERTUA 5
    PAJAJARAN : KITA HIDUP SEBAGAI MANUSIA HARUS HIDUP YANG SEJAJAR ANTAR MANUSIA, SIFAT ADIL DAN HUBUNGAN KEMASYARAKATAN YANG TINGGI, SIFAT MANUSIA YANG TINGGI DAN MULIA DI BUMU JAWA BARAT
    DASAR PEMIKIRAN SILA 5 : KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

    PANCASILA DITINJAU MAKNA KHASANAH MANUSIA YANG HIDUP DI BUMI JAWA BARAT

    KAPIHATUR

  6. siap bpk komandan.. hormatku.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori