Saya tulis artikel ini untuk menjawab pertanyaan Suci, gadis berusia 17 tahun, alumni ESQ Way 165 yang sangat rajin tanya tentang The Secret….Juga anak saya Karina, juga 17 tahun…
Suci tanya, bagaimana membedakan pikiran takut dan pikiran waspada…?
Takut sepintas lalu memang hampir sama dengan waspada, karena orang akan waspada kalau punya rasa takut…..tapi sebenarnya bertolak belakang..
Takut yang difikir secara mendalam akan berubah menjadi ketakutan secara mendalam dan itu menghasilkan frekuensi pikiran negatif….
Takut yang dikelola dengan baik akan mengakibatkan orang tersebut mempelajari ilmu untuk mencegah apa yang ditakuti itu bisa kejadian…akhirnya ia menguasai ilmu pengamanan dan itulah yang disebut waspada…
Pikiran yang waspada akan menghasilkan keberanian untuk bertindak…makanya waspada adalah pikiran yang berfrekuensi positif…
Kalau anak saya Karina yang berumur juga 17 tahun, juga alumni ESQ WAY 165, lain lagi, dia bertanya : ” Mengapa saya belum boleh nyupir kendaraan sendiri, untuk menghadiri ulang tahun temen saya….katanya Papa mengajarkan harus positif thinking, harus yakin dan berani, tapi kenapa tidak boleh, itu kan namanya takut !!!, negatif thinking !!!”….
Saya sempat terkesima juga dengan pertanyaan anak saya ini, mirip Suci pertanyaannya…tapi bernada protes ….
Setelah sejenak berpikir, lalu saya jawab begini:…” Betul kita harus berpikir positif, jangan takut celaka, karena takut adalah negatif….Betul kita harus berani bertindak, jangan takut celaka, karena justru yang ditakuti itu yang akan menimpa kita…Tapi apa yang kamu namakan berani itu sebenarnya adalah ceroboh…karena kamu belum punya SIM A, walau kamu sudah bisa nyupir mobil…(sudah les nyupir tapi karena belum pas 17 tahun waktu itu, sim A nya belum keluar..),,tapi secara hukum kamu sudah melanggar hukum…berarti itu pikiran negatif…”
Anak saya ngomel: “Ach Bapa nih ada aja alasan…”
Dialog seperti ini memang sepertinya sangat sederhana, tapi ternyata maknanya sangat mendalam…kalau gak hati hati, berbuat ceroboh/pokoknya berani,…. dikiranya adalah pikiran positif…
Justru ajaran agar selalu waspada, taat pada peraturan dan hukum, mereka tafsirkan sebagai rasa ketakutan yang negatif thinking…
Karena itu mempelajari buku The Secret tetap perlu pendamping yang sudah tahu betul mana pikiran positif, mana yang negatif…karena bisa ketukar….
Saya icha, umur saya 17 thn.
saat ini saya jg sedang mengalami rasa takut trhdap brita kriminal.
saya tkut kjdian itu menimpa saya,tp rsa takut ini lbih c0ndong kpd sya yg mlkukan prbuatan krminal tsb.
anda pasti mngerti mksud saya.bgmn tnggapan anda?
Oleh: Icha on Desember 31, 2008
at 11:21 am
Ternyata setiap saat kitan harus selalu belajar, termasuk membedakan antara pikiran positif dan negatif.
Terima kasih ilmunya. Salam kenal.
Oleh: Puspita W on Mei 13, 2009
at 8:03 am