Senin, 02 November 2009 | 16:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya membentuk tim independen pencari fakta kasus Bibit Samad dan Chandra Hamzah, pimpinan non aktif Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin (2/11).
Menteri Kooridnator Politik dan Keamanan Djoko Suyanto dan Adnan Buyung Nasution menggelar konferensi pers di Istana Negara tentang hal tersebut. Bentukan tim ini merupakan kelanjutan pertemuan empat tokoh politik semalam.
Tim ini terdiri dari delapan orang yang diketuai oleh Adnan Buyung Nasution. Koesparmono Irsan menjadi wakil ketua tim, dan sekretaris tim adalah Deny Indrayana. Lima anggotanya yakni Todung Mulya Lubis, Hikmawanto Jumawa, Anies Baswedan, Amir Syamsuddin, dan Komaruddin Hidayat. Namun Komaruddin tidak hadir dalam konferensi pers karena sedang bertugas ke Makassar.
Tim ini nantinya akan mengklarifikasi kasus Bibit-Chandra dari awal hingga akhir. Paling lambat dalam dua minggu akan dicapai hasil untuk diberikan ke presiden dan disampaikan kepada masyarakat.
Tim dibentuk setelah pada Minggu (1/11) malam, Presiden menerima usulan bagaimana membereskan keributan karena polisi menahan dua pimpinan KPK itu. Usulan diberikan beberapa tokoh yang secara mendadak dipanggil Presiden ke Istana Negara.
HAYATI MAULANA NUR